SINDOBatam

Opini+

Jungkir Balik+

Kaya Raya Berkat Kata-Kata

  • Reporter:
  • Kamis, 28 Desember 2017 | 16:55
  • Dibaca : 74 kali
Kaya Raya Berkat Kata-Kata

Menulis itu mudah. Ungkapan Arswendo Atmowiloto itu mungkin benar jika dikaitkan bahwa semua orang bisa menulis.

Tetapi untuk menghasilkan tulisan bermutu ternyata tidak semua orang bisa melakukannya. Butuh latihan dan keuletan untuk menjadi seorang penulis jempolan. Sejumlah penulis kawakan di dunia ini sudah merasakan bagaimana nikmatnya menjadi penulis kaya raya buah keuletan dan kerja keras.

PENULIS DENGAN PENGHASILAN BESAR

J.K. ROWLING
Rowling adalah novelis Inggris yang terkenal dengan pembuatan seri Harry Potter. Saat berada di kereta api dari Manchester ke London pada 1990, dia memikirkan gagasan untuk seri yang menakjubkan ini. Orang-orang di seluruh dunia, baik muda maupun tua telah jatuh cinta dengan karakter Harry Potter. Menjual 400 juta kopi, buku-buku ini memperoleh pengakuan di seluruh dunia. Film dan buku karyanya telah memenangkan banyak penghargaan. Selain banyak penghargaan, Rowling telah menerima British Academy Film Award dan Freedom of the City of London.

JIM DAVIS
Jim Davis adalah seorang kartunis/penulis yang terkenal dengan komiknya “Garfield”. Dia telah mengerjakan lima komik lainnya dan telah menulis berbagai acara spesial untuk Garfield. Dia masih terus memproduksi komik saat ini dan sedang dalam proses menciptakan seri CGI yang disebut “The Garfield Show.” Dia juga bergabung dengan tim produser yang berada di balik TV Show “Garfield & Friends”. Bahkan sampai hari ini, dia terus berkarya.

CANDY SPELLING
Dia bukan hanya seorang penulis Amerika Serikat (AS), tapi juga seorang filantropis, pengusaha, pewaris, dan sosialita yang dihormati. Candy menikah dengan Aaron Spelling, produser acara televisi dan hiburan AS pada 1968. Pernikahannya dengan Aaron yang meninggal pada 2006 membuahkan dua anak yakni Randy dan Tori, keduanya adalah aktor terkenal.Otobiografinya, Cerita dari Candlyland dirilis pada 2009 dan hanya dua minggu setelah terbit, buku tersebut mendarat di New York Times Best Sellers List.

STEPHEN KING
Penulis yang disebut sebagai ‘king of horror’ ini berhasil menjual 1,9 Juta buku novelnya yang ke 55, End of Watch tahun lalu. Stephen King terkenal akan novel-novelnya yang bertemakan horor, fiksi gaib, fiksi ilmiah, fantasi dan penuh unsur ketegangan. Banyak karyanya yang telah diangkat menjadi film atau diadaptasi dalam sebuah mini seri di stasiun televisi. Sayangnya, adaptasi dari novelnya jarang ada yang mampu menyaingi popularitas novelnya sendiri. Hanya dua film, The Shining ‘ (1980) dan It (2017) yang berhasil memasuki jajaran box office.

DANIELLE STEEL
Memulai karirnya pada usia 19 tahun, Danielle Steel telah menerbitkan 204 buku semenjak itu. Salah satu bukunya bahkan pernah berada dalam daftar buku terlaris The New York Times selama 390 minggu. Namanya pun terukir dalam Guinness Book of World Records berkat pencapaiannya itu. Meski sebagian besar bukunya bertemakan romansa, Danielle juga menulis buku untuk anak-anak yang mengajarkan bagaimana menghadapi masa-masa krusial dalam hidup seperti, ayah atau ibu baru, sekolah baru, kehilangan orang tersayang dan sebagainya.

JAMES PATTERSON
Selain penulis, James Patterson juga dikenal sebagai seorang filantropis. Buku yang ia tulis bertemakan cerita detektif, thriller, fiksi ilmiah, romansa dan novel yang ditujukan untuk anak remaja. James Patterson juga telah berhasil menjual novelnya sebanyak 300 juta eksemplar dan menjadi penulis pertama yang meraih penjualan 1 juta e-book. Tahun 2017 adalah tahun keempat James berhasil masuk dalam jajaran penulis berpenghasilan tertinggi yang dibuat Forbes.

TOM CLANCY
Di 2017 ini, kekayaan Tom Clancy mencapai USD300 juta. Penulis ini terkenal dengan rincian teknis dan alur cerita militer dari Perang Dingin. Dia adalah seorang penulis AS, dan tercatat sebagai penulis dengan lebih dari 17 novel sebagai novel terlaris di dunia.

OLIVIA HARRISON
Penulis keturunan Meksiko-Inggris ini merupakan janda gitaris The Beatles, almarhum George Harrison dan juga seorang produser film. Pasangan Olivia dan George Horrison menikah pada 1978. Dirilis pada tahun 2011 oleh George Harrison, Living in the Material World adalah buku dimana dirinya ikut andil menulis. Sebuah film dokumenter dibuat seputar bukunya dan dia kemudian muncul di New York City untuk mempromosikan film dokumenter tersebut.

JOHN GRISHAM
John Grisham adalah penulis AS yang terkenal lewat karya-karyanya bertemakan thriller dan hukum, pengacara, politikus dan aktivis. Karya-karyanya yang selalu mengangkat tema hukum dan thriller ini dimulai ketika ia tidak sengaja mendengar testimoni yang mengerikan dari korban perkosaan yang baru berusia 12 tahun. Ia terinspirasi membuat sebuah novel yang mengekplorasi ‘bagaimana jika ayah gadis korban perkosaan itu menghabisi si penjahat’.

STEPHANIE MEYER
Stephanie Meyer adalah seorang produser film AS dan penulis fiksi yang terkenal dengan serial vampirnya yang bernama Twilight. Novel Twilight kemudian diadaptasi untuk produksi film Twilight saga. Menerbitkan karya pertama saat berusia 32 tahun, Stephanie Meyer baru merilis 7 buku. Meski demikian, kekhasannya dalam mengolah kata menjadikannya sebagai salah satu penulis yang sangat populer di mata para pembaca.

PENULIS TERLARIS INDONESIA

Habiburrahman El Shirazy
Habiburrahman El Shirazy atau akrab disapa Kang Abik lahir di Semarang, Jawa Tengah, 30 September 1976 adalah novelis lulusan Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir. Selain penulis, Kang Abik juga dikenal sebagai sutradara, dai, dan penyair. Selain di Indonesia, karya-karyanya banyak diminati juga di mancanegara seperti Malaysia, Singapura, Brunei, Hong Kong, Taiwan dan Australia. Di antara karya-karyanya terlaris yang dicetak sampai 160 ribu eksemplar hanya dalam jangka waktu tiga tahun adalah Ayat-Ayat Cinta. Novel ini kemudian diadaptasi menjadi film pada 2008.

Asma Nadia
Lahir di Jakarta tahun 1972, penulis dengan nama lengkap Asmarani Rosalba ini lebih dikenal sebagai Asma Nadia. Selain sebagai penulis Asma juga merupakan pendiri Forum Lingkar Pena, yakni sebuah perkumpulan yang membantu penulis-penulis muda mengembangkan kemampuan menulis mereka. Asma telah banyak memperoleh penghargaan untuk karya-karyanya dan sering menjadi pengisi materi dalam berbagai lokakarya berkaitan dengan kepenulisan dan tema-tema keperempuanan.

Andrea Hirata
Andrea Hirata Seman Said Harun lahir di Belitung, 24 Oktober 1976. Penulis yang dsiebut-sebut telah merevolusi dunia sastra Indonesia ini mengawali novel perdananya berjudul Laskar Pelangi. Novel Laskar Pelangi merupakan salah satu novel paling laris di Indonesia sejak 2006 hingga saat ini. Novel ini juga telah diadaptasi menjadi berbagai bentuk seni lain, seperti film, lagu, dan drama musikal.

Hilman Hariwijaya
Hilman Hariwijaya dikenal juga sebagai Hilman Lupus lahir di Jakarta, 25 Agustus 1964. Pria yang dikenal melalui cerita pendek berjudul Lupus ini pertama kali menerbitkan cerpennya di Majalah anak muda HAI pada Desember 1986. Cerpen itu kemudian dibukukan menjadi sebuah novel. Di awal tahun 90-an, sosok Lupus menjadi ikon di kalangan anak muda, dengan rambut sedikit gondrong berjambul dan selalu mengunyah permen karet.

Darwis Tere Liye
Darwis Tere Liye, lahir pada 21 Mei 1979. “Tere Liye” merupakan nama pena dari Darwis. Hafalan Sholat Delisa, Moga Bunda Disayang Allah, dan Bidadari – Bidadari Surga adalah beberapa judul novel Tere Liye yang telah sukses di pasaran, dan telah diangkat dalam layar lebar. Dengan kepiawaiannya merangkai kata, cerita, dan makna tak heran jika hampir seluruh novel Tere Liye sukses meraih best seller.

Dewi ‘Dee’ Lestari
Dee menjadi panggilan akrab wanita kelahiran Bandung 20 Januari 1976 ini. Sebelum dikenal sebagai penulis, Dee terlebih dulu terkenal sebagai seorang penyanyi anggota grup vocal Rida Sita Dewi. Tak banyak yang mengenali Dee sebagai seorang penulis sampai novelnya Supernova mulai terbit di tengah masyarakat. Dari hasil menulis, Dee disebut-sebut telah mengantongi lebih dari Rp1,5 miliar dari seluruh novelnya.

Agnes Davonar
Ia tidak memiliki latar belakang seni ataupun sastra, tapi memulai tulisan-tulisan ringannya lewat blog pribadinya. Tanpa ia sadari, tulisan-tulisannya mampu membius pembaca online hingga akhirnya ia menjelma menjadi penulis novel fenomenal dengan beberapa kontroversi. Gaby, karakter ciptaannya menjadi kasus terumit di Indonesia yang melibatkan perebutan lagu misterius. Salah satu buku terlarisnya berjudul “Surat Kecil Untuk Tuhan”. Selain itu masih ada 7 novel lain yang mencetak best seller di luar negeri.

BUKU TERLARIS SEPANJANG MASA

A Tale of Two Cities (200 juta eksemplar (eks)*
A Tale of Two Cities (1859) terjual sebanyak 200 juta salinan di seluruh dunia. Novel yang bersetting di London dan Paris sebelum dan selama Revolusi Perancis ini dikarang oleh Charles Dickens. Novel ini menggambarkan keadaan buruk petani Perancis dalam tahun-tahun sebelum revolusi, kebrutalan kaum revolusi terhadap aristokrat pada awal revolusi, dan paralel dengan kehidupan sosial di London pada periode sama.

The Lord of The Rings (150 juta eks)
The Lord of the Rings terjual sebanyak 150 juta eksemplar. Buku ini adalah novel kisah fantasi epik karangan J. R. R. Tolkien yang ditulis dari 1937 sampai 1949. Diterbitkan dalam tiga jilid pada 1954 dan 1955, masing-masing jilid terdiri dari dua buku. Novel ini menjadi salah satu karya sastra abad ke-20 yang paling populer dan diterjemahkan ke dalam 38 bahasa dan telah difilmkan tiga kali

The Hobbit (100 juta eks)
The Hobbit terjual sebanyak 100 juta eksemplar. Buku ini adalah novel fantasi yang ditulis oleh J. R. R. Tolkien dengan alur cerita laksana dongeng. Buku ini pertama kali diterbitkan di Inggris pada 21 September 1937. Novel ini berkisah tentang petualangan Bilbo Baggins, yang dalam sekuel The Lord of The Rings dia adalah paman dari Frodo.

Dream of The Red Chamber (100 juta eks)
Dream of the Red Chamber terjual sebanyak 100 juta eksemplar. Judul buku ini adalah judul versi bahasa Inggris untuk buku berjudul Hong Lou Meng. Buku ini adalah karya sastra terkenal dari zaman Dinasti Qing. Pengarang novel ini adalah Cao Xueqin pada 1754. Di Indonesia, buku ini dikenal dengan judul Impian Paviliun Merah. Impian Paviliun Merah diakui sebagai salah satu karya sastra terbaik dalam sejarah sastra Tiongkok.

And Then There Were None (100 juta eks)
And There Were None yang terjual adalah lagu anak-anak (yang merupakan ciri khas Agatha Christie) menceritakan 10 anak negro yang hilang satu persatu dan proses menghilangnya. Buku ini diterbitkan pada 1999.

The Lion, the Witch and the Wardrobe (85 juta eks)
The Lion, the Witch and the Wardrobe terjual sebanyak 85 juta eksemplar. Judul edisi bahasa Indonesia buku ini adalah Sang Singa, Sang Penyihir dan Lemari. Buku ini adalah novel fantasi karya C. S. Lewis. Buku ini ditulis pada 1950 dan mempunyai nuansa sekitar 1940. Buku ini adalah yang pertama kali ditulis dari ketujuh seri “The Chronicles of Narnia”. Meskipun buku ini adalah yang pertama kali ditulis, namun secara kronologi buku ini adalah buku yang kedua setelah The Magician’s Nephew (Keponakan Penyihir

She: A History of Adventure (83 juta eks)
She: A History Of Adventure terjual sebanyak 83 juta eksemplar. Buku ini adalah novel karya H.Rider Haggard yang ditulis pada sekitar 1887 ini berkisah tentang seorang ratu di pedalaman.

The Little Prince (80 juta eks)
The Little Prince (1943) terjual sebanyak 80 juta eksemplar. Buku ini adalah sebuah novel terjemahan dari novel asli yang berbahasa Prancis dan ditulis dengan tangan yaitu Le Petit Prince karya seorang aristokrat, penulis, penyair dan perintis penerbangan Perancis: Antoine de Saint -Exupéry. Kisahnya menceritakan tentang perasaan kesepian, kehilangan, cinta, kisah persahabatan dan pengalaman saat melakukan penerbangan di Gurun Sahara

The Davinci Code (80 juta eks)
The Da Vinci Code terjual sebanyak 80 juta eksemplar. Buku ini adalah sebuah novel karangan Dan Brown yang diterbitkan pada 2003. Kisah dalam buku ini merupakan gabungan gaya detektif, thriller dan teori konspirasi, yang telah membantu mempopulerkan perhatian terhadap sebuah teori-teori tentang legenda Piala Suci (Holy Grail) dan peran Maria Magdalena dalam sejarah Kristen.

The Catcher in the Rye (65 juta eks)
The Catcher in the Rye terjual sebanyak 65 juta eksemplar. Buku ini adalah novel karya J.D. Salinger, yang pertama kali diterbitkan pada 1951. Buku ini berkisah tentang seorang pemuda bernama Holden Caulfield yang pulang ke rumah setelah diusir dari sebuah sekolah lanjutan swasta eksklusif. Alih-alih langsung pulang ke rumah, Caulfield naik kapal mengembara, berpikir tentang apa yang akan dikatakannya pada keluarganya, dan bagaimana yang terbaik untuk menghadapi jika suatu saat dikeluarkan dari sekolah.

Koran Sindo/Bobby Firmansyah

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com