SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Kebijakan Dishub Tak Selesaikan Polemik

  • Reporter:
  • Jumat, 16 Maret 2018 | 13:29
  • Dibaca : 312 kali
Kebijakan Dishub Tak Selesaikan Polemik
Ilustrasi / DOK SINDO BATAM

BATAM KOTA – DPRD Batam menilai kuota taksi online sebanyak 300 armada yang disepakati oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kepri akan menambah kegaduhan di lapangan, karena tidak menyelesaikan polemik antara taksi online dan konvensional.

“Secara kasat mata saja, taksi online yang sudah beroperasi sudah 2.000 armada,” kata anggota Komisi I DPRD Batam Muhammad Musofa di DPRD Batam, Kamis (15/3/2018).

Menurut dia, pemerintah daerah wajib mengakomodir seluruh taksi yang sudah beroperasi, asalkan memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku. Pembatasan kuota, sambungnya, justru akan menambah permasalahan di lapangan karena kegaduhan juga akan terjadi sesama driver taksi online.

“Para sopir jadinya ada tiga kelompok. Sopir konvensional, sopir online yang legal dan sopir online ilegal. Justru tambah rawan kegaduhan nanti,” ujarnya.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com