SINDOBatam

Feature+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Kejari Natuna Kirim Puluhan Napi Ilegal Fishing ke Tanjungpinang

Kejari Natuna Kirim Puluhan Napi Ilegal Fishing ke Tanjungpinang

NATUNA – Kejaksaan Negeri Natuna mengeksekusi 20 narapidana ilegal fishing ke Rumah tahanan (Rutan) Tanjungpinang, Minggu (7/5). Tahanan dikirim menggunakan KM Bukit Raya.

Mereka adalah narapidana asal negara Vietnam yang melakukan penangkapan ikan di laut Natuna atau ZEEI. Dari dua puluh orang, sepuluh tahanan dari Kejaksaan Natuna, empat dari Tarempa dan enam warga negara Indonesia. 14 belas narapidana itu berewarganegaraan Vietnam.

“Enam tahanan asal Indonesia melanggar aturan karena menangkap ikan memakai potasium,” kata Kasi Pidum Kejari Natuna, Waher Tarihoran di kantornya, Senin (8/5).

Selain itu, kejaksaan juga mengirim 14 narapidana di luar kasus pencurian ikan. Di antaranya tahanan narkoba enam orang, pencurian tiga orang dan tambang ilegal satu orang. Totalnya kejaksaan mengirim 34 narapidana.

Melihat kenyataan harus mengirim tahanan ke luar daerah, Natuna tidak punya pilihan lain harus memiliki Lembaga Pemasyarakatan (LP). Terlebih Waher menilai jarak tempuh Natuna ke Tanjungpinang mesti ditempuh dengan perjalanan laut. “Bayangkan, sekali eksekusi, Kejaksaan harus mengawal puluhan narapidana untuk dibawa ke Tanjungpinang,” sebut dia.

Terkait dua terdakwa ilegal fishing yang kabur, Kejaksaan masih berusaha untuk menemukan keberadaan dua warga asing tersebut. “Belum ada perkembangan, namun terus berkoordinasi dengan aparat keamanan terkait. Karena salah satu dari mereka sudah mendapat kekuatan hukum tetap dan divonis bersalah,” papar dia.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com