SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Kejari Terima SPDP Kasus Bauksit Tanjungmoco

Kejari Terima SPDP Kasus Bauksit Tanjungmoco
Polisi menyegel alat berat di lokasi tambang bauksit di Tanjungmoco, Kelurahan Dompak, Kecamatan Bukitbestari, Selasa (31/10/2017). / M BUNGA ASHAB

PINANG KOTA – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang telah menerima Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) kasus aktivitas tambang bauksit Tanjungmoco Dompak dari Satuan Reskrim Polres Tanjungpinang, Senin (6/11/2017). Namun, dalam SPDP yang dikirimkan itu belum mencantumkan nama tersangkanya.

Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Tanjungpinang Supardi membenarkan telah menerima SPDP dari Polres Tanjungpinang. Menurut dia, SPDP tanpa tersangka sah-sah saja, sesuai dengan peraturan Mahkamah Konstitusi yang baru mengabulkan sebagian permohonan pemohon terkait pasal-pasal prapenuntutan dalam Undang-Undang Nomor 8 tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana.

Dari lima pasal yang diuji, MK hanya mengabulkan Pasal 109 ayat (1) KUHAP yang dinyatakan inkonstitusional bersyarat sepanjang SPDP wajib diserahkan penyidik kepada para pihak paling lambat 7 hari setelah terbitnya surat perintah penyidikan.

“Sudah kita terima SPDP-nya, tapi belum ada tersangkanya. Itu sah-sah saja sesuai peraturan MK yang baru,” kata Supardi saat ditemui di ruangan kerjanya.

Selengkapnya baca KORAN SINDO BATAM

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com