SINDOBatam

Terbaru Metro+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Kembalikan Kejayaan Otorita Batam Gagal, Pejabat BP Bakal Dicopot

  • Reporter:
  • Sabtu, 11 Januari 2020 | 14:47
  • Dibaca : 105 kali
Kembalikan Kejayaan Otorita Batam Gagal, Pejabat BP Bakal Dicopot

BATAM – Muhammad Rudi merombak besar-besaran pejabat BP Batam dengan semangat kejayaan 30 tahun silam. Selain wajah baru, struktural lembaga pengelola FTZ itu juga berubah. Pejabat gagal harus siap diganti.

Seluruh pejabat di lingkungan Badan Pengusahaan (BP) Batam mulai dari eselon IV, III hingga eselon II dilantik ulang sesuai dengan Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) baru, kemarin. Beberapa pejabat juga dilakukan rotasi untuk menyelesaikan sejumlah persoalan di BP Batam dan meningkatkan sejumlah potensi yang ada di Batam.

Adapun beberapa pejabat yang dilakukan rotasi di antaranya adalah Ilham Eka Hartawan yang ditunjuk sebagai Direktur Pengelolaan Lahan mengantikan Imam Bachroni yang ditunjuk sebagai Direktur Infrastruktur. Kemudian Purnomo Andiantono saat ini menjabat sebagai Direktur Pelayanan Lalu Lintas Barang dan Penanaman Modal.

Kemudian untuk Direktur Pengamanan Aset, saat ini dijabat oleh Brigjen Muhammad Badrus menggantikan rekannya dari Mabes Polri Brigjen Suherman. Sedangkan Dendi Gustinandar masih tetap menjabat sebagai Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol BP Batam. Begitu juga dengan Direktur Bandara Internasional Hang Nadim dan Rumah Sakit Badan Pengusahaan Batam yang masing-masing dijabat pejabat lama Suwarso dan Sigit Riyarto.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mengatakan mengatakan rotasi pejabat tersebut dilakukan tentunya menyesuaikan dengan SOTK baru. Ia berpesan agar para pejabat yang bergeser ke jabatan lainnya untuk tidak berkecil hati. Kemudian para pejabat yang mengemban tugas baru pihaknya berharap bisa menjalankan tugasnya sebaik mungkin.

“Kemarin saya di demo 100 hari kerja, belum ada perubahan karena SOTK baru selesai karena itu mulai hari ini saya harapkan para pejabat yang baru dilantik bisa bekerja sesuai tugasnya untuk memajukan Batam,” kata Rudi, di Hotel Harmoni One, Jumat (10/1).

Rudi menjelaskan sebelum mengambil kebijakan pihaknya memastikan pegawai BP Batam harus sejahtera. Karena itu belum lama ini ada Peraturan Menteri Keuangan dan mulai Februari mendatang pihaknya memastikan akan ada peningkatan gaji para pejabat di lingkungan BP Batam.

“Seiring pendapatan meningkat maka harus ada yang saya tuntut, kita diberikan tanggung jawab untuk mensejahterakan masyarakat Batam,” katanya di hadapan pegawai.

Menurut dia saat ini sudah waktunya BP Batam berubah menjadi lebih baik, di masa kepemimpinan nya Rudi ingin mengembalikan kejayaan Otorita Batam (OB) 30 tahun silam, yang tak hanya dikenal di wilayah Kepri dan sekitarnya tapi seluruh Indonesia dan negara-negara tetangga, yang telah berhasil membangun Kota Batam.

Itu sebabnya Rudi mengajak semua para pegawai BP Batam untuk bekerja dengan keikhlasan hati membangun Batam menjadi kota yang maju dan berdaya saing tinggi. Rudi juga menargetkan dalam jangka waktu tiga bulan ke depan setiap unit di BP Batam harus ada perubahan menjadi lebih baik lagi.

“Kalau tidak ada perubahan maka harus siap kami evaluasi. Saat ini Deputi yang memilih dan tiga bulan ke depan pasti akan kelihatan kinerja bapak dan ibu sekalian,” kata Rudi saat memberikan arahan.

Ia juga berharap unit-unit penghasil seperti pelabuhan, bandara, dan RSBP Batam bisa lebih maksimal. Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) BP Batam saat ini baru sekitar Rp1,3 triliun, dengan melihat potensi yang ada pihaknya yakin PNBP BP Batam bisa mencapai minimal Rp2 triliun. Karena itu ia mengajak semua pegawai untuk bisa bekerja keras mencapai target.

Pria yang menjabat sebagai Wali Kota Batam tersebut juga mengingatkan supaya para pegawai bekerja sesuai aturan yang ada. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kata dia banyak memberikan catatan terkait persoalan -persoalan di Batam. Ia mengaku tak ingin pegawainya terjerat masalah hukum karena bekerja diluar tugasnya.

“Saya mohon kepada kita semua, direktur sampai ke bawah, jangan mengerjakan atau merencanakan di luar tanggung jawab dan tugasnya,” kata Rudi.

Pada kesempatan itu, Rudi juga mengumpulkan seluruh karyawan BP Batam, beserta istri atau suami para pegawai. Pihaknya berpesan agar para istri dan suami para pegawai di lingkungan BP Batam bisa mendukung penuh tugas dan pasangannya dalam mengabdi kepada negara dan masyarakat.

“Senin harus sudah serah terima jabatan, dan Rabu harus sudah bekerja di jabatan barunya,” katanya.

ahmad rohmadi

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com