SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Kementerian Bangun Jembatan di Natuna

  • Reporter:
  • Senin, 7 Januari 2019 | 13:40
  • Dibaca : 82 kali
Kementerian Bangun Jembatan di Natuna
Warga melihat kondisi salah satu jembatan di Natuna, beberapa waktu lalu. f istimewa

NATUNA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) kembali menggelontorkan anggaran untuk pembangunan jembatan di Kabupaten Natuna tahun ini. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Natuna, Tasrif mengatakan pembangunan jembatan akan dilaksanakan di jalan lintas Kecamatan Bunguran Timur Laut, Kecamatan Bunguran Batubi dan Kecamatan Bunguran Selatan.

“Tahun ini pusat melanjutkan pembangunan jembatan. Tahun 2018 pemerintah sudah membangun lebih kurang enam jembatan dengan total anggaran hingga puluhan miliar,” katanya tanpa merincikan jumlah anggaran yang diterima, kemarin.

Menurut dia, kondisi jembatan di Kabupaten Natuna sangat memprihatinkan dan perlu perbaikan dan pembangunan agar akses masyarakat dapat berjalan lancar dan optimal. “Jembatan lama enggak dibongkar dan jembatan baru itu nanti bisa dilintasi kendaraan berat,” ujarnya.

Pihaknya akan memprioritaskan pembangunan jembatan sungai tengah di Kecamatan Batubi tahun ini karena kondisi jembatan yang sudah tidak layak lagi dan sudah memakan korban. “Salah satunya jembatan Batubi, anggarannya tidak begitu tahu berapa nilainya. Pokoknya tahun ini beres,” katanya. sholeh ariyanto

Sementara Ketua DPRD Natuna Yustipandi mengatakan, saat anggota DPRD melakukan masa reses di daerah pemilihan masing-masing. Persoalan yang ditemui di tengah masyarakat terkait masih minimnya inftrastruktur.

“Masa reses ini salah satu agendanya menyerap aspirasi dan tatap muka masyarakat. Memang persoalan yang disampaikan masyarakat masih seputar infrastruktur,” katanya.

Anggota DPRD Natuna Harken menambahkan, pokok-pokok pikiran dalam reses tentang bidang pembangunan merupakan urusan kewenangan pemerintah daerah. Terutama permasalahan yang berkembang di masyarakat, seperti program pembangunan infrastruktur dasar berupa jalan, jembatan, air bersih, listrik, irigasi, tanggul, pendidikan, kesehatan, perhubungan, pertanian, kelautan perikanan dan lainnya.

“Hasil reses di masyarakat tentu untuk masukan kepada pemerintah daerah, dalam rencana pembangunan setiap tahunnya,” katanya. sholeh ariyanto

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com