SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Kepemilikan Sabu, Berakhir di Bui

  • Reporter:
  • Selasa, 21 Agustus 2018 | 12:12
  • Dibaca : 78 kali
Kepemilikan Sabu, Berakhir di Bui
Tony Eka Satrio mengikuti persidangan di PN Tanjungpinang, Senin (20/8) siang. /M BUNGA ASHAB

PINANG – Majelis hakim Pengadilan Negeri Tanjungpinang menjatuhkan vonis selama 7 tahun 6 bulan kepada terdakwa Tony Eka Satrio alias Oni di dalam sidang, Senin (20/8) siang. Tony terbukti bersalah melawan hukum karena memiliki narkotika jenis sabu seberat 34,12 gram.

Sidang yang dipimpin Hakim Ketua Corpioner didampingi Hakim Anggota Eduart MP Sialoho dan Ramauli Hotnaria Purba menyatakan terdakwa Tony terbukti bersalah yang tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, dan membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar atau menyerhkan narkotika golongan I dalam bentuk bukan tanaman jenin sabu melibihi 5 gram sabu. Corpioner menyampaikan bahwa perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 114 ayat 2 UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

“Menjatuhkan hukuman penjara selama 7 tahun 6 bulan dan denda Rp1 miliar dengan ketentuan apabila denda tidak dibayar maka diganti dengan hukuman selama 4 bulan penjara,” kata Corpioner.

Corpioner menyampaikan hal yang memberatkan terdakwa karena tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas narkotika dan perbuatannya dapat merusak generasi muda. Sementara hal yang meringankan perbuatan terdakwa karena bersikap jujur dan sopan selama persidangan. Terdakwa menyesali dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.

“Masa tahanan yang telah dijalani dikurangi seluruhnya dengan amar putusannya. Terdakwa tetap ditahan barang bukti sabu dirampas untuk dimusnahkan,” kata dia.

Mendengar putasan tersebut, Tony hanya diam dan menundukkan kepala. Tony langsung menyatakan sikap dengan pikir-pikir. Tidak hanya Tony, Jaksa Penuntut Umum Zaldi Akri juga menyatakan sikap pikir-pikir. Sebab, Zaldi sebelumnya menuntut terdakwa selama 8 tahun dan denda Rp1 miliar dengan subsider 6 bulan.

“Masih pikir-pikir dulu karena putusan majelis hakim lebih ringan dibandingkan tuntutan yang diberikan,” kata Zaldi.

Seperti diketahui, Tony berhasil ditangkap jajaran Polres Bintan karena memiliki narkotika jenis sabu. Tony ditangkap pada Minggu 14 Januari 2018, di Jalan Raja Haji Fisabilillah Gang Menur Nomor 36 A RT-004/RW-006, Kelurahan Sungai Jang, Kecamatan Bukit Bestari, Tanjungpinang. Tony berhasil diringkus hasil dari pengembangan saksi Defri Saputra. Defri menghubungi saat hendak membeli sabu sebanyak setengah sak seharga Rp2,5 juta.

Saat transaksi terdakwa langsung dibekuk polisi. Diketahui bahwa terdakwa mendapatkan narkotika golongan I dalam bentuk bukan tanaman jenis sabu adalah dari Siregar yang berada di dalam Lapas KM 18 Tanjungpinang.

m bunga ashab

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com