SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Kerja dari Rumah Pegawai Pemko Batam Diperpanjang

  • Reporter:
  • Kamis, 2 April 2020 | 16:07
  • Dibaca : 181 kali
Kerja dari Rumah Pegawai Pemko Batam Diperpanjang
Ilustrasi DOK SINDO BATAM

BATAMKOTA – Pemerintah Kota (Pemko) Batam memperpanjang pembelakukan pelaksanaan tugas kedinasan di rumah atau Work from Home (WfH) bagi pegawai baik itu Pegawai Negeri Sipil (PNS) ataupun non PNS. Kebijakan itu diambil sebagai salah satu upaya kewaspadaan terhadap penyebaran corona virus disease (COVID-19).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Batam, Azril Apriyansah mengatakan, pemberlakuan pelaksanaan tugas kedinasan di rumah diperpanjang hinggal 21 April mendatang. Namun dapat dievaluasi lebih lanjut sesuai dengan kebutuhan.

“Iya, surat edaranya sudah ditandatangani Pak Wali. Jadi WFH untuk pegawai diperpanjang hingga 21 April,” ujarnya, Rabu (1/4).

Dalam edaran tersebut, kata dia, juga disebutkan bahwa setiap pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) diminta membuat laporan terkait data PNS yang terpapar COVID-19. Baik yang statusnya orang dalam pantauan (ODP) masupun pasien dalam pengawasan (PDP).

Kemudian juga PNS yang baru melaksanakan perjalanan ke luar daerah. Pimpinan OPD juga diminta melaporkan langkah pencegahan penularan COVID-19 bagi pegawai diingkngan masing-masing kepada Wal Kota Batam dan ditembuskan ke BKPSDM Kota Batam.

“Hal ini guna disampaikan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) pusat,” jelasnya.

Sebelumnya, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan kebijakan tersebut menindaklanjuti surat edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Surat Gubernur Kepulauan Riau. Para pegawai eselon IV, fungsional dan pegawai non PNS akan dilakukan penggiliran kehadiran sebagai jadwal yang disusun oleh pimpinan OPD.

“Sedangkan untuk pejabat selon II dan III wajib masuk kantor dan bekerja seperti biasanya,” kata Rudi, Minggu (22/3).

Kemudian seluruh kegiatan yang sidaftnya mengumpulkan orang banyak seperti apel pagi, senam pagi, pegajian rutin dan kegiatan lainnya akan ditunda sampai waktu yang belum ditentukan. Apabila berdasarkan urgensi yang dan harus diselenggarakan rapat di kantr agar memperhatikan jarak aman antar peserta rapat.

“Dan menggunakan saran prventif seperti masker dan hand sanitizer,” kata Rudi.

Rudi mengingatkan agar pegawai yang sedang melaksanakan tugas kedinasan di rumah harus berada daam tempat tinggalnya masing-masing. Kemudian juga harus siap untuk dihubungi swaktu-waktu, kecuali dalam keadaan mendesak seperti untuk memenuhi kebutukan terkait pangan, kesehatan ataupun keselamatan, para pegawai harus melaporkan kepada atasannya langsung

“Bila kedapatan berada di tempat-tepat yang tidak semestinya akan diberikan sanksi berupa pemotongan tunjangan,” katanya.

Sedangkan untuk OPD pelayanan, seperti Dinas Kesehatan beserta UPT, RSUD, Satpol PP, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Kependudukan dan Pencatatan sipil, Dinas Penanaman Modal dan PTSP, Dinas Perhubungan dan Kecamatan serta kelurahan diminta agar mengatur pola pelayanan masing-masing.

Pihaknya juga mengimbau agar dinas ke luar kota Batam agar dilakukan secara selektif dan sesuai tingkat prioritas. Untuk sementarra waktu pegawai juga tidak diperkenakan menjalankan cuti di luar Kota Batam, kecuali dala keadaan mendesak seperti sedang mendapatkan musibah keluarga ataupun yang lainnya.

“Bagi yang sedang melaksanakan perjalanan dinas dan cuti di luar Kota Batam maka wajib melakukan screening kesehatan di unit kesehatan terdekat saat tiba di Batam,” jelasnya. ahmad rohmadi

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com