SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Kesepakatan RUPS LB PT Pelabuhan Kepri Belum Dilaksanakan, Gubernur Lambat Ambil Keputusan

  • Reporter:
  • Selasa, 21 Mei 2019 | 09:06
  • Dibaca : 73 kali
Kesepakatan RUPS LB PT Pelabuhan Kepri Belum Dilaksanakan, Gubernur Lambat Ambil Keputusan
Tiga direksi PT Pelabuhan Kepri salam komando usai RUPS LB, sebulan lalu. Sebelumnya ketiganya diberi waktu satu bulan dan berjanji untuk menyelesaikan konflik internal perusahaan, namun tak ditepati. /SUTANA

PINANG – Kisruh di internal PT Pelabuhan Kepri, perusahaan pelat merah, tak kunjung selesai. Meski begitu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri tak kunjung mengambil keputusan.

Komisaris Utama PT Pelabuhan Kepri Huzrin Hood mengatakan,dua bulan lalu rapat internal perusahaan bersama Pemprov Kepri sudah membahas terkait direktur yang kisruh tidak berkesudahan ini. Walau telah dilakukan pertemuan agar tiga direktur yang ada segera berdamai, namun belum ada sedikit pun komitmen perubahan yang ditunjukan dari ketiganya.

“Saya sudah sampaikan, berdasarkan perjanjian kalau tidak ada perubahan lebih baik ditunjuk ulang saja Direktur PT Pelabuhan Kepri ini,” ujar Huzrin di Tanjungpinang, kemarin.

Bahkan menurutnya, tidak ada tampak aktivitas yang dilakukan oleh ketiga direktur perusahaan tersebut. Selain itu, Rencana Kerja Perusahaan (RKP) yang menjadi kewajiban serta pedoman direktur untuk memajukan perusahaan itu juga belum rampung.

“Saya tidak tahu, di mana letak dan penyebab belum rampungnya RKP tersebut. Padahal kemarin ketiga direktur ini saat rapat bersama sudah salam komando dan berjanji akan kompak dan melakukan pembenahan. Namun sampai saat ini tidak ada kekompakan, artinya mereka ini belum akur,” tegasnya.

Kondisi seperti ini tegasnya, sudah ia laporkan kepada Gubernur Kepri Nurdin Basirun selaku pemilik saham utama perusahaan tersebut. Sementara Gubernur Kepri berjanji akan segera mengambil keputusan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang diwacanakan bakal berlangsung usai Idul Fitri nanti.

“Kan dalam hal ini Gubernur yang punya kuasa penuh sebagai pemegang saham. Jadi mau dipotong boleh, dipecat boleh terserah Gubernur dan itu akan dilakukan setelah Idul Fitri mendatang,” jelasnya.

Sebelumnya, Gubernur Kepri Nurdin Basirun dan Huzrin Hood saling lempar tanggung jawab dalam mengambil keputusan dan kebijakan, terkait nasib jajaran Direktur PT Pelabuhan Kepri.

Padahal dari hasil RUPS Luar Biasa PT Pelabuhan Kepri, telah disepakati dan diputuskan untuk memberikan kesempatan kepada ketiga jajaran direksi ini untuk melakukan pembenahan dan untuk berdamai juga pengurus harus segera menyiapkan RKP.

“Saya serahkan sepenuhnya ke Pak Huzrin Hood untuk memgambil keputusan atas nasib ketiga jajaran Direktur PT Pelabuhan Kepri itu,” kata Gubernur Kepri Nurdin Basirun singkat di Tanjungpinang.

Sementara Hozrin Hood di tempat yang sama, waktu itu, mengaku hingga saat ini pihaknya menunggu laporan RKP dari pengurus perusahaan. Selanjutnya akan mengambil keputusan setelah mempelajari RKP tersebut.

“Ya kami menunggu RKP itu, setelah itu baru kita rapatkan dan bahas apakah sudah sesuai atau tidak RKP ini. Selain itu akan melihat janji dari ketiga direktur perusahaan ini, terkait kekompakannya dalam menjalankan roda perusahaan ini,” katanya.

sutana

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com