SINDOBatam

Feature+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Ketua Pengadilan Tinggi Manado Jadi Tersangka Suap

  • Reporter:
  • Minggu, 8 Oktober 2017 | 10:14
  • Dibaca : 290 kali
Ketua Pengadilan Tinggi Manado Jadi Tersangka Suap
Penyidik KPK menujukkan uang sebagai barang bukti operasi tangkap tangan. /KORAN SINDO

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Ketua Pengadilan Tinggi (PT) Manado, Sulawesi Utara, Sudiwardono dan anggota DPR dari Komisi XI Aditya Anugrah Moha sebagai tersangka dugaan korupsi suap.

Keduanya terjaring operasi tangkap tangan (OTT) di hotel di daerah Pecenongan, Jakarta Pusat, Jumat (6/10) malam. KPK menetapkan keduanya sebagai tersangka setelah melakukan pemeriksaan 1×24 jam dan melakukan gelar perkara kemarin. Wakil Ketua KPK Laode M Syarif mengatakan, telah disimpulkan adanya dugaan tindak pidana korupsi penerimaan hadiah atau janji yang melibatkan keduanya.

“Maka KPK meningkatkan status penanganan perkara ke penyidikan dan menetapkan dua tersangka, yaitu sebagai penerima SDW (Sudiwardono) Ketua PT Sulut sebagai ketua majelis hakim dan sebagai pemberi AAM (Aditya Anugrah Moha) anggota DPR Komisi XI periode 2014-2019,” kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarif dalam konferensi pers di Jakarta, tadi malam.

Konferensi pers itu dilakukan bersama dengan Ketua Muda Pengawasan Mahkamah Agung (MA) Agung Sunarto, Juru Bicara MA yang juga Ketua Umum Ikatan Hakim Suhadi serta Kepala Biro Hukum dan Humas MA Abdullah. Ada lima orang yang diamankan KPK dalam OTT ini. Agung Sunarto memastikan Sudiwardono diberhentikan sementara dari jabatannya. Hal itu sesuai dengan prosedur yang ada di MA. “Terhitung tanggal 7 Oktober yang bersangkutan (Sudiwardono) diberhentikan sementara,” kata Sunarto di Gedung KPK, kemarin. Selain Sudiwardono dan Aditya, istri Sudiwardono berinisial YM dan seorang ajudan serta seorang sopir Aditya juga ikut diamankan.

Selengkapnya baca KORAN SINDO BATAM

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com