SINDOBatam

Terbaru Metro+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

KIE Hibahkan Lahan untuk Pembangunan BLK

  • Reporter:
  • Senin, 21 Oktober 2019 | 12:16
  • Dibaca : 75 kali
KIE Hibahkan Lahan untuk Pembangunan BLK
ilustrasi

NONGSA – Rencana pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) di Kota Batam segera terealisasi. Pihak Kabil Industrial Estate (KIE) akan menghibahkan lahan kepada Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) untuk pembangunan BLK ini.

“Minggu depan tanda tangan MoU-nya (memorandum of understanding). Rencana di Batam,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Batam, Rudi Sakyakirti di Batam Centre, Minggu (20/10).

Ia mengatakan, lahan yang akan dihibahkan memiliki luas 4 hektare. Berlokasi di kawasan industri KIE di Nongsa. Dengan penyerahan lahan ini, maka proses pembangunan BLK oleh Kemenaker bisa segera berjalan.

“Jadi tahun depan Kementerian sudah bisa bangun BLK-nya,” kata dia.

Menurut Rudi, Kementerian Tenaga Kerja sudah menyiapkan anggaran untuk pembangunan BLK tersebut tahun depan. Anggaran yang disiapkan sekitar Rp17 miliar.

Keberadaan BLK ini dirasa sangat penting untuk Batam sebagai kota industri. Karena dapat dimanfaatkan pencari kerja dan pekerja untuk meningkatkan kompetensinya.

BLK ini rencananya akan dibangun untuk pelatihan bidang kemaritiman dan aviasi. Namun tidak menutup kemungkinan akan berkembang seiring perkembangan industri yang ada di Batam nantinya.

“Awalnya ke welder, karena itu yang kekurangan di Batam. Juga untuk menunjang MRO (maintenance, repair, overhaul) yang akan dibangun di bandara. Arahnya ke sana dulu,” ujarnya.

Sebelumnya, Pemko Batam belum bisa memastikan terkait rencana Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) yang akan membangun Balai Latihan Kerja (BLK) di Kota Batam. Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam Rudi Rudi Sakyakirti mengatakan, pihaknya tengah koordinasi dengan Kemenaker, terkait dengan kepastian pembangunan BLK tersebut.

“Besok (hari ini) saya ke Jakarta untuk meminta kepastian apakah jadi dibangun atau tidak. Kalau DED-nya sebenarnya sudah ada di Kemenaker,” ujarnya, Senin (28/1).

Persaingan dunia kerja yang semakin ketat, dibutuhkan tenaga kerja yang terampil dan memiliki kompetensi. Hal ini yang menjadi dasar kenapa pemerintah ingin menghidupkan kembali BLK di Batam untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja, agar sesuai kebutuhan industri yang juga semakin maju. Sehingga tidak kalah dengan tenaga kerja asing.

Kemenaker, sambungnya, sudah lama berencana akan membangun BLK di Batam. Hanya saja rencana pemerintah sampai saat ini belum terealisasi. Kemudian keterbatasan anggaran di Pemko Batam juga menjadi salah satu kendala lambatnya pembangunan BLK untuk melatih dan meningkatkan sumber daya manusia (SDM) di Batam.

“Untuk jelasnya nanti setelah saya dari Jakarta. Karena saat ini ya belum ada perkembangan,” kata Rudi. ahmad rohmadi

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com