SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Kirim Mobil Berisi 25 Kg Sabu, Dikendalikan dari Lapas

  • Reporter:
  • Jumat, 29 November 2019 | 20:02
  • Dibaca : 235 kali
Kirim Mobil Berisi 25 Kg Sabu, Dikendalikan dari Lapas
Kapolres Tanjungpinang AKBP Muhammad Iqbal (dua dari kiri) bersama jajaran menunjukkan barang bukti sabu saat konferensi pers di Mapolres Tanjungpinang, Jumat (29/11).  /RINTO SITUMORANG

PINANG – Polres Tanjungpinang berhasil menggagalkan penyeludupan narkoba jenis sabu seberat 25 kilogram (kg). Polisi juga berhasil menangkap empat pelaku yang terlibat dalam jaringan penyeludupan narkoba asal Malaysia ini.

Kapolres Tanjungpinang, AKBP Muhammad Iqbal mengatakan, penyeludupan narkoba jenis sabu yang berhasil ditangkap ini menggunakan modus baru. “Pelaku menggunakan jalur ekspedisi dengan cara mengirimkan mobil Avanza Velos warna putih yang telah dimodivikasi untuk tempat narkoba jenis sabu,” kata Iqbal dalam konferensi pers di Mapolres Tanjungpinang, Jumat (29/11).

Iqbal mengatakan, kronologis penangkapan bermula ketika Sat Narkoba Tanjungpinang mendapatkan informasi dari masyarakat akan adanya penyeludupan narkoba menggunakan mobil.

Pihak Satnarkoba dipimpin Kasat Narkoba, AKP Chrisman Panjaitan, pada 18 November lalu mendapati jenis mobil yang dicurigai melintas di jalan Taman Makam Pahlawan. Tim langsung memberhentikan mobil dan mendapati Ade Sukirman sebagai jasa travel pengantaran berada di dalam mobil.

Ade Sukirman yang merupakan seorang jasa travel di Batam mengaku menerima mobil tersebut dari seseorang berinisial R yang kini ditetapkan DPO. Mobil itu hendak dibawa ke Jambi dari Batam menggunakan jalur roro di Punggur.

Tim Sat Narkoba Polres Tanjungpinang setelah mengetahui keterangan saksi melakukan pengembangan mencari perempuan berinisial R yang mengirimkan mobil tersebut. Namun tim tidak menemukan R sehingga diterbitkan status daftar pencarian orang (DPO).

Selanjutnya tim bekerja sama dengan Adi melakukan pengembangan dengan controlled delivery untuk mengetahui dan mencari pelaku siapa penerima mobil tersebut di Jambi.

Setelah mobil tiba pada Selasa (26/11) di Jambi, seorang pengendali menghubungi Ade untuk memarkirkannya di samping hotel Sang Ratu di Jambi. Saat Ade menyerahkan mobil tersebut, tim Sat Narkoba mengamankan dua orang laki-laki inisial WG dan PJ. Dari keterangan dua tersangka diketahui mobil itu akan diserahkan ke seseorang. Tim kemudian melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan dua laki-laki inisial PN dan AT di Kuala Tungkal Hulu. Selanjutnya ke empat tersangka dibawa ke Polres Tanjungpinang.

Dari keterangan Iqbal, keempat tersangka merupakan pekerja sawit terdiri dari mandor dan pekerja biasa. Aksi dengan jenis penyeludupan yang sama sudah berhasil mereka lakukan selama tiga kali dengan jumlah 25 kilogram dan 30 kilogram. Para kurir sabu jaringan internasional ini mengaku diupah Rp10 juta per orang ditambah 1 kilogram sabu untuk mereka berempat.

Iqbal juga mengatakan hasil pengembangan bahwa jaringan ini dikendalikan dari lapas di Jambi yang memiliki jaringan di Malaysia. “Identitas pemilik barang di lapas Jambi sudah dikantongi. Tim lagi bekerja,” kata Iqbal.

Ada pun barang bukti yang disita berupa 25 paket besar narkotika golongan satu jenis sabu yang dibungkus plastik bening dan aluminium foil. Selanjutnya mobil Toyota Avanza warna putih dengan nomor polisi B 1132 WKE yang sudah dimodivikasi, satu lembar kertas serah terima mobil, dan sejumlah alat komunikasi.

Ke empat tersangka dikenakan pasal 114 ayat 2, pasal 112 ayat 2 dengan hukuman pidana paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun dan denda maksimal Rp10 miliar.

rinto situmorang

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com