SINDOBatam

Terbaru Metro+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Komplotan Nigeria Tipu Warga Rp160 Juta

  • Reporter:
  • Jumat, 7 Desember 2018 | 15:24
  • Dibaca : 93 kali
Komplotan Nigeria Tipu Warga Rp160 Juta
Kapolresta Barelang menginterogasi warga Nigeria komplotan penipuan melalui medsos di Mapolresta Barelang, kemarin. f arrazy aditya

BATAM KOTA – Tim buser Satreskrim Polresta Barelang menangkap tiga pria asal Nigeria berinisal Ae, Ce, dan INC dan istrinya warga Tembilahan berinisial AH. Komplotan ini dibekuk karena merupakan jaringan pelaku penipuan melalui media sosial (medsos).

Para pelaku menipu korban atas nama Mutiara Hasibuan melalui facebook dan menguras harta korban sebesar Rp160 juta. Kapolresta Barelang Kombes Hengki mengatakan, modus pelaku melakukan penipuan dengan mengirim pesan melalui inbox facebook kepada korban. Komplotan ini mengatakan pada korban akan mengirimkan uang tunai sebesar 1,2 juta dolar.

“Korban menerima pesan melalui facebook pada 7 November kemarin, seminggu berselang dihubungi salah seorang pelaku,” ujarnya di Mapolresta Barelang, Kamis (6/11).

Lanjut Hengki, pada saat menghubungi korban, pelaku wanita AH mengaku dari imigrasi Bandara Hang Nadim dan mengatakan korban mendapatkan paket. Namun korban dapat mengambil paket tersebut dengan catatan harus menyerahkan sejumlah uang.

“Korban pun percaya dan mengirimkan uang dengan cara mentransfer sebanyak dua kali,” ujarnya.

Hengki menjelaskan, korban mentransfer uang pertama sebesar Rp76 juta. Namun, pelaku meminta uang lagi sebanyak Rp84 juta. “Setelah menuruti perintah pelaku, namun korban tidak mendapatkan paket yang dijanjikan kiriman uang sebesar 1,2 juta dolar,” katanya.

Merasa ditipu, korban yang sudah mengalami kerugian sebesar Rp160 juta langsung melaporkan kejadian itu ke Polresta Barelang. Hasil pengembangan polisi, keempat pelaku terlacak keberadaannya di Jakarta dan ditangkap di salah satu hotel.

“Empat orang ini ada peran masing-masing. Ada sebagai pembuat sertifikat, penerjemah bahasa dan sebagai pencari data korban yang akan ditipu,” ujar Hengki.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa 10 kartu kredit BCA, dua unit laptop, puluhan kartu telepon, lima handphone dan sertifikat palsu. Atas perbuatannya pera pelaku diancam dengan pasal 378 tentang penipuan dengan ancaman penjara paling lama 4 tahun penjara. romi kurniawan

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com