SINDOBatam

Terbaru Spirit+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Komploton Pencuri di Tower Telkomsel Ditangkap

  • Reporter:
  • Sabtu, 23 Juni 2018 | 11:18
  • Dibaca : 284 kali
Komploton Pencuri di Tower Telkomsel Ditangkap
ilustrasi

MERAL – Tim Buser Polsek Meral meringkus dua pelaku tindak pidana pencurian di tower Telkomsel di Kelurahan Seipasir Kecamatan Meral, pertengahan Juni lalu. Dalam aksinya pelaku berhasil menggasak puluhan blok baterai dan dua modul 2G/3G yang bernilai ratusan juta rupiah.

Pelaku berinisial WD (36) dan EM (27) diringkus di dua lokasi berbeda, pelaku WD ditangkap di Dumai, Provinsi Riau pada 9 Juni lalu. Sedangkan EM diamankan di wilayah Meral sehari berselang, atau pada 10 Juni. Selain itu, polisi masih memburu pelaku lain berinisial NF yang merupakan otak pelaku.

Kapolres Karimun AKBP Hengky Pramudya mengatakan, tiga pelaku pencurian puluhan blok baterai dan dua modul 2G/3G milik PT Telkomsel ,dua di antaranya merupakan pekerja instaler di perusahaan tersebut.

“WD dan NF (DPO) itu pekerja di bawah subkontraktor PT Telkomsel, sehingga memahami sistem pengamanan di sana. Kasus ini terjadi dua kali dan pelakunya mereka,” ujarnya di Mapolsek Meral, Jumat (22/6/2018).

Aksi ketiga pelaku pertama kali dilakukan pada 21 Meidengan melakukan aksi di tower Telkomsel Seipasir sekira pukul 01.00. Mereka berhasil menggasak 12 blok baterai back up seharga Rp90.823.200. Selanjutnya, para pelaku kembali menjalankan aksinya di tower Telkomsel di kawasan Pasir Panjang Kecamatan Tebing, dan menggasak 12 blok baterai dan dua unit perangkat ericson 2G/3G dengan harga 12 Blok Baterai senilai Rp90.823.200 dan dua unit perangkat Ericson senilai Rp63.912.200.
Total kerugian mencapai Rp245.558.600.

Modus komplotan ini dalam menjalankan aksinya adalah dengan memanjat pintu pagar tower. Di mana EN dan NF berperan sebagai eksekutor, sedangkan WD memantau sekitar lokasi. “Selanjutnya barang- barang dibawa menggunakan mobil pick up yang telah disewa,” kata Hengky.

Saat ini polisi sedang melakukan pengejaran terhadap otak pelaku berinisial NF yang diduga telah melarikan diri ke luar Karimun. “Kami minta tersangka segera menyerahkan diri untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” katanya.

Dari tangan pelaku yang ditangkap, polisi menyita barang bukti berupa satu obeng dan tang yang digunakan untuk membongkar barang curian, dua unit modul baseband merk Ericson warna silver dan gembok merk BRS.

“Barang- barang ini akan dijual pelaku, kami juga sedang menelusuri penadahnya. Dua modul itu rencananya akan dikirimkan ke Jakarta melalui jasa pos dan berhasil kami gagalkan. Sedangkan baterai telah mereka jual,” kata Hengky. ricky robiansyah

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com