SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Konjen Johor Tinjau Penampungan TKI di Tanjungpinang

  • Reporter:
  • Rabu, 14 Juni 2017 | 13:51
  • Dibaca : 194 kali
Konjen Johor Tinjau Penampungan TKI di Tanjungpinang
Konjen RI untuk Johor Bahru Malaysia Aris Nugroho didampingi Kadis Sosial Pemprov Kepri Doli Boniara meninjau Pelabuhan SBP Tanjungpinang untuk menginspeksi jalur pemulanan TKI B di daerah ini, Selasa (13/6).JOKO SULISTYO

PINANG – Konsulat Jenderal (Konjen) Indonesia untuk Johor Baru, Malaysia Aris Nugroho mengakui proses pemulangan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) Bermasalah dari Malaysia hingga ke kampung asal membutuhkan waktu dan biaya yang tidak sedikit. Ia berharap komunikasi dan koordinasi antara Konjen dengan pemerintah pusat dan daerah terus ditingkatkan.

“Kami baru mengetahui langusng, tahapan pemulangan TKI B ini begitu rumit dan memakan waktu, tenaga dan biaya. Petugas juga ekstra harus sabar menghadapi berbagai macam sifat para TKI B. Apalagi jika ada di antara mereka yang sakit,” ujarnya saat meninjau alur pemulangan TKI B dari Malaysia melalui Tanjungpinang, Selasa (13/6).

Aris mengatakan, selama ini, Konjen di Malaysia hanya tahu memulangkan TKI B dari Malaysia ke daerah transit di Indonesia. Konjen belum mengetahui alur atau tahapan setelah TKI B tersebut tiba di daerah penampungan. Karena itu, ia dan rombongan sengaja ikut mengantarkan 22 TKI B yang dipulangkan dari Johor ke Tanjungpinang.

“Prosesnya ternyata tidak semudah yang dibanyangkan. Setelah TKI B ini tiba di Tanjungpinang dilakukan pendataan dan dicek kesehatan mereka. Setelah itu dibawa ke penampungan sementara. Selama ini, tentu pemerintah daerah harus memperhatikan kebutuhan para TKI ini, mulai dari makan, minum, tidur dan pelayanan kesehatannya,” kata dia.

Sembari menunggu jadwal pemulangan ke kampung asal, pemerintah juga harus menunggu kepastian kesiapan transportasi kapal yang akan membawa mereka ke Jakarta. Para TKI B yang ditampung di Tanjungpinang juga harus bertolak ke Kijang, Bintan untuk menaiki kapal Pelni.

“Ternyata banyak yang harus dilalui. Kami memahami ini menjadi beban pemerintah daerah. Kami berharap koordinasi, dan komunikasi kita terus ditingkatkan agar tidak timbul masalah baru,” katanya.

Aris mengatakan, keberadaan TKI B di wilayah Johor Bahru pada 2016 tercatat sekitar 30 ribu orang. Dan hingga Mei tahun ini, sudah ada sekitar 10 ribu TKI B yang terdata. Jumlah tersebut diperkirakan akan terus meningkat hingga akhir tahun.

“Tugas kami juga lumayan berat dalam menangani TKI B ini. Setiap tahun, jumlahnya megalami peningkatan. Masalah ini muncul sudah sejak dari hulu, dari Indonesia. Kalau kami kan menangani ini sudah di bagian hilir atau akhir,” katanya.

Kepala Dians Sosial Provinsi Kepri Doli Boniara Siregar mengatakan, kunjungan Konjen Indonesia untuk Johor Baru ini sebagai bentuk perhatian pemerintah pusat atas keberadan TKI B yang dipulangkan melalui Tanjungpinang. Ia berharap, ke depan Konjen memulangkan TKI B melalui Tanjungpinang tidak sembarangan.

“Kapasitas atau daya tampung di sini kan terbatas juga. Apalagi fasilitasnya masih minim,” katanya.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com