SINDOBatam

Feature+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Konsultan Proyek Tewas Gantung Diri, Ditemukan Luka Sayat di Tangan Kiri

  • Reporter:
  • Kamis, 25 Oktober 2018 | 09:37
  • Dibaca : 201 kali
Konsultan Proyek Tewas Gantung Diri, Ditemukan Luka Sayat di Tangan Kiri
ilustrasi.

NATUNA – DW (36) ditemukan tewas di kamarnya di Kelurahan Ranai Darat, Kecamatan Bunguran Timur, Rabu (24/10) sekitar pukul 12.00. Pria tersebut merupakan konsultan proyek di lingkungan Pemkab Natuna.

Jenazah DW ditemukan pertama kali oleh Puji, istri kakak kandung korban, dalam kondisi tergantung pada lehernya dan bersimbah darah. “Ada luka sayat di tangan kiri korban. Makanya banyak darah di lantai,” kata Robin, seorang rekan kerja korban, di lokasi kejadian.

Mengetahui hal itu, sontak Puji berteriak meminta tolong. Warga pun berdatangan ke rumah berlantai dua itu. “Awalnya, kami mengira Puji mau melahirkan karena dia tengah hamil besar. Ternyata DW gantung diri,” timpal seorang warga lainnya.

Mendapat informasi tersebut, Tim Inavis Polres Natuna yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Natuna AKP Edi Wiyanto langsung turun ke lokasi untuk olah TKP. Sekitar satu jam petugas melakukan pemeriksaan, akhirnya jenazah korban dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan visum.

Namun demikian, pihak kepolisian belum dapat menyimpulkan penyebab meninggalnya korban. “Ini kami bawa dulu ke rumah sakit untuk divisum sebagai langkah pemeriksaan lanjutan,” katanya singkat sambil berlalu.

Semasa hidupnya, DW bekerja sebagai konsultan proyek di lingkungan Pemkab Natuna. Korban memiliki seorang istri dan anak yang saat ini berada di Pekanbaru, Riau.

Dengan kejadian ini, banyak rekan korban yang tidak percaya. Sebab dalam kesehariannya korban selalu ceria. “Tidak disangka dia berbuat seperti ini. Saya sudah lama kenal dia. Orangnya baik,” ucap Martin dan rekan konsultan lainnya yang melayat ke rumah korban.

Di lokasi kejadian, Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suprapti, Ketua DPRD Natuna Yusripandi, serta pejabat Pemkab Natuna lainnya hadir untuk berbelasungkawa.

sholeh ariyanto

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com