SINDOBatam

Terbaru Metro+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Konsumsi Listrik Turun 40 Persen

  • Reporter:
  • Jumat, 29 Juni 2018 | 15:03
  • Dibaca : 442 kali
Konsumsi Listrik Turun 40 Persen
Ist

BATAM – Konsumsi listrik di wilayah Kota Batam dan Bintan turun hingga 40 persen selama perayaan Idulfitri 2018 karena aktivitas bisnis dan rumah tangga turun dibandingkan hari normal.

Manajer Public Relations PLN Batam Bukti Panggabean mengatakan beban puncak listrik Kota Batam mencapai 400 megawatt (MW) pada hari biasa. Sementara saat Idulfitri beban puncak mencapai 200 sampai 300 MW. Penurunan beban puncak listrik itu selalu terjadi pada tahun-tahun sebelumnya.

“Banyak warga Batam dan Bintan yang pulang kampung. Konsumsi listrik menurun sudah menjadi tren setiap Idulfitri,” ujar Bukti baru-baru ini.

Namun pada waktu tertentu seperti malam takbiran atau malam terakhir Ramadan, beban puncak tercatat paling tinggi mencapai 333,2 MW pada pukul 18.30. Adapun pada pagi harinya beban puncak mencapai 265,1 MW.

Menurut Bukti, pelanggan tidak perlu khawatir karena daya listrik bright PLN Batam masih surplus sekitar 200 MW. Daya tersebut bisa menjawab pertumbuhan pelanggan hingga dua tahun ke depan. Kendati Lebaran sudah usai PLN Batam juga tetap siaga untuk mengatasi gangguan yang kemungkinan bisa terjadi kapan saja.

“Apalagi cuaca beberapa hari turun hujan. Tapi petugas kami sudah siap untuk mengatasi jika memang ada gangguan listrik,” jelas dia.

Adapun konsumsi listrik secara rinci pada hari H Idulfitri atau 15 Juni, beban tertinggi hingga 301,8 MW pada pukul 00.30 WIB dan terendah 220,1 MW pada pukul 07.30 dengan rata-rata 254,8 MW.

Lalu Sabtu 16 Juni, beban puncak 324,6 MW sekitar pukul 21:00 WIB dan beban terendah, 234,0 WIB pada pukul 06.30 WIB dan rata-rata hari itu 270,0 MW.

Sementara 17 Juni, beban puncak 332,6 MW pada pukul 21:00 WIB dan terendah 253,0 MW pada pukul 06:30 WIB, sehingga rata-rata pemakaian 286,7 MW.

Sementara untuk netto atau beban bersih untuk beban puncak dan terendah 14 Juni sekitar 318,3 MW pada pukul 19.00 dan terendah 250,2 MW pada pukul 07.00 dengan beban 288,5 MW. Pada 15 Juni beban puncak netto 286,9 MW pada pukul 00:30 dan 207,4 MW terendah pada pukul 07.30 dengan rata-rata 240,4 MW.

Selanjutnya 16 Juni, netto 305,6 MW pada pukul 21.00 WIB dengan terendah 218,6 MW pada pukul 06.30 WIB dengan konsumsi rata-rata 254,3 MW.

Pada 17 Juni beban puncak netto, 315,2 MW pada pukul 21.00 WIB, terendah 237,4 MW pada pukul 06.30 WIB dengan rata-rata konsumsi 270,3 MW.

“Itu di bawah hari biasa. Biasanya beban hari-hari aktif (puncak), bisa mencapai 400 MW untuk Batam-Bintan,” kata Bukti. ahmad romadi

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com