SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Kontraktor Wajib Daftarkan Tukang ke BPJS

  • Reporter:
  • Kamis, 8 November 2018 | 10:08
  • Dibaca : 56 kali
Kontraktor Wajib Daftarkan Tukang ke BPJS
ilustrasi

ANAMBAS – Perusahaan kontraktor diwajibkan untuk mendaftarkan pekerjanya ke Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan. Sesuai Undang-undang Nomor 24 Tahun 2011, perusahaan kontraktor bisa dikenakan sanksi bila tidak mendaftarkan pekerjanya ke BPJS Ketenagakerjaan.

“Ada sanksi terhadap kontraktor apabila tidak menyertakan pekerjanya ke BPJS Ketenagakerjaan. Ini sesuai peraturan yang berlaku agar semua pekerja terlindungi haknya,” kata Kepala BPJS Ketenagakerjaan Tanjungpinang Rini Suryani kepada wartawan, Rabu (7/11).

Rini mengatakan, dalam BPJS Ketenagakerjaan ada tiga item, penerima upah, bukan penerima upah, atau pekerja mandiri dan jasa konstruksi wajib mendaftarkan pekerjanya. Pendaftaran bukan hanya melibatkan pekerja tetap namun pekerja seperti tukang dalam proyek sebagai jasa konstruksi.

“Tukang dalam mengerjakan proyek juga harus masuk. Karena mereka termasuk jasa konstruksi. Inilah yang harus disadari semua kontraktor,” kata Rini.

Menurut Rini, pembayaran iuran jasa konstruksi tersebut sesuai dengan aturan. Jika nilai proyek di bawah Rp100 juta, maka iurannya 0,24 persen. Jika di atas Rp5 miliar, maka iurannya 0,1 persen. Jika terjadi musibah saat bekerja, maka BPJS Ketenagakerjaan akan melihat absensi pekerja tersebut sebagai dasar untuk pencairan dana.

“Kalau misalnya terjadi musibah saat melaksanakan pekerjaan, maka kita akan lihat absensi dari pekerja itu. Nanti hal ini akan menjadi dasar pencairan,” katanya.

Kepala Penanaman Modal, PTSP, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Yunizar mengaku mengalami dilema dalam menerapkan aturan BPJS Ketenagakerjaan tersebut. Pasalnya,wewenang  untuk pengawasan ada di Provinsi Kepri. Sementara pihaknya tidak bisa berbuat banyak. Namun terkait hal itu, ia akan melakukan koordinasi dengan Provinsi.

“Wewenang pengawasan ada di Provinsi. Misalnya ada kontraktor yang nakal, kita tidak bisa menindak, hanya menyampaikan laporan kepada Disnaker Provinsi,” ujarnya.

jhon munthe

 

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com