SINDOBatam

Feature+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Korupsi Sia-siakan Potensi Natuna

  • Reporter:
  • Rabu, 7 Februari 2018 | 11:16
  • Dibaca : 154 kali
Korupsi Sia-siakan Potensi Natuna
Bupati Natuna Hamid Rizal menyambut Kajati Kepri Yunan Harjaka di Bandara Raden Sadjad, Selasa (6/2/2018). /ist

NATUNA – Kasus korupsi di Anambas dan Natuna disebut paling banyak ditangani Kejaksaan Negeri Tinggi Kepri. Kejaksaan mengingatkan korupsi bukan cuma membuat publik tidak percaya dengan pemerintah tapi juga akan menyia-nyiakan potensi daerah.

“Jangan sampai di Natuna seperti kerajaan Singosari yang saling menjatuhkan. Tidak ada habisnya, yang jadi korban adalah rakyat,” ungkap Kepala Kejaksaan Tinggi Kepri Yunan Harjaka di sela-sela kunjungan ke Natuna, kemarin.

Yunan sejak kemarin melaksanakan kunjungan kerja ke kabupaten paling utara Indonesia ini. Selain bertemu Bupati Natuna Hamid Rizal, dia juga diagendakan mengevaluasi Kejaksaan Negeri Natuna.

Terkait pernyataan korupsi, Yunan tidak menyebut apa saja atau berapa jumlah kasus di Natuna yang ditangani kejaksaan. Tapi di hadapan tamu undangan di RM Sisi Basisir, dia blak-blakan mengatakan bahwa Natuna dan Anambas paling banyak berhadapan dengan aparat kejaksaan.”Saya selalu terbuka dan transparan. Saya harap di tahun 2018 ini sudah tidak ada lagi yang berurusan dengan penegak hukum. Bekerjalah sesuai aturan dan transparan,” sambung dia.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com