SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

KRI SSA Amankan Kapal Vietnam

  • Reporter:
  • Senin, 24 September 2018 | 10:10
  • Dibaca : 170 kali
KRI SSA Amankan Kapal Vietnam
Kapal Republik Indonesia (KRI) Sutedi Senoputra (SSA) 378 Satuan kapal Ekscorta Komando Armada I mengamankan satu unit kapal ikan asing (KIA) berbendera Vietnam yang diduga melakukan kegiatan penangkapan ikan secara ilegal di wilayah perairan Kabupaten Kepulauan Anambas, Sabtu (22/9) malam.
  • Bermuatan 5 Ton Ikan Hasil Tangkapan di Perairan Anambas

ANAMBAS – Kapal Republik Indonesia (KRI) Sutedi Senoputra (SSA) 378 Satuan kapal Ekscorta Komando Armada I mengamankan satu unit kapal ikan asing (KIA) berbendera Vietnam yang diduga melakukan kegiatan penangkapan ikan secara ilegal di wilayah perairan Kabupaten Kepulauan Anambas, Sabtu (22/9/2018) malam.

Komandan KRI SSA 378 Letkol Laut (P) Zulfahmi mengatakan, KRI SSA 378 adalah Satuan Kapal Ekscorta Komando Armada I yang melaksanakan operasi Malaka Sagara-18 BKO Gugus Tempur Laut Komando Armada I. Di bawah Komando Laksamana Pertama TNI Irvansyah, satuan ini berhasil menangkap satu unit KIA berbendera Vietnam di perairan Anambas dalam batas landas kontinen antara Indonesia dan Malaysia. Kapal itu ditangkap di posisi 6 Nm dalam landas kontinen Indonesia tepatnya 19.59 T.

“Dugaan sementara KIA tersebut tidak memiliki dokumen lengkap dan sah dari pemerintahan RI. Kita menduga sedang melakukan kegiatan penangkapan ikan di wilayah NKRI secara ilegal. Tersangka dan barang bukti telah diamankan di Lanal Tarempa untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya di pelabuhan Tarempa, Minggu (23/9).

Dia menambahkan, saat operasi Malaka Sagara-18 di perairan laut Natuna, pihaknya mendapat kontak kapal dari radar sperry marine master dengan kecepatan 2 knot. Setelah dikontak menggunakan radio namun tidak ada jawaban. Karena pergerakan kapal mencurigakan, maka dilakukan pemeriksaan.

“Kita curiga ada kontak kapal dari radar dan saya perintahkan untuk melakukan pendekatan dengan kapal,” ujarnya.

Ketika diperiksa, ditemukan di radar kapal itu menambah kecepatan menjadi 4 knot dan mengubah halu menjadi 290. Kapal dikejar namun saat didekati, kapal tersebut berputar dan membahayakan KRI SSA 378. Lalu diperintahkan untuk melakukan tembakan peringatan ke udara sebanyak empat kali.

“Ketika didekati, KIA itu mulai bergerak lalu berusaha melarikan diri. Agar kapal berhenti kita lakukan peringatan dengan tembakan di udara sebanyak empat kali,” katanya.

Setelah berhasil diberhentikan, kapal asing itu diperiksa dan digeledah. Hasilnya, kapalĀ  itu tidak memiliki dokumen. Selanjutnya dikawal menuju Lanal Tarempa dengan barang bukti sekitar 5 ton ikan hasil tangkapan.

“Perlu ditingkatkan kehadiran KRI di wilayah perairan Natuna dan Anambas. Diperkirakan masih banyak KIA yang melakukan penangkapan ikan secara ilegal di perairan Anambas dan Natuna,” ujarnya.

jhone munthe

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com