SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

KRI Teuku Umar Tangkap Kapal Vietnam Pencuri Ikan di Perairan Indonesia

  • Reporter:
  • Senin, 1 April 2019 | 09:39
  • Dibaca : 100 kali
KRI Teuku Umar Tangkap Kapal Vietnam Pencuri Ikan di Perairan Indonesia
KRI Teuku Umar 385 mengamankan satu buah kapal berbendera Vietnam di landas kontinen Zona Ekonomi (ZEE) barat laut, kemarin. f jhon

ANAMBAS – KRI Teuku Umar 385 mengamankan satu buah kapal berbendera Vietnam di landas kontinen Zona Ekonomi (ZEE) barat laut, atau di sebelah utara Rig Anoa yang berbatasan dengan negara Vietnam dan Malaysia. Kapal yang memiliki nomor lambung BD 98116 TS itu berbobot 100 GT yang diamankan bersama dengan Anak Buah Kapal (ABK) 13 orang.

Komandan KRI Teuku Umar Letkol Laut A Rajab B mengatakan, kapal tangkapan kali ini berbeda dengan kapal tangkapan lainnya yang telah diamankan oleh TNI AL. Kapal tersebut tidak memiliki tripod atau sertifikat dan dokumen, sehingga bisa membuat keliru jika tidak teliti.

“Kapal ini lain dari kapal lain yang pernah kita tangkap. Ini beda kalau kita lihat biasanya ada tripod di haluan kapal, tapi ini tidak ada. Mungkin ini merupakan modus baru mereka,” ujarnya, kemarin.

Ia mengatakan kapal asing tersebut diamankan pada 29 Maret dini hari ketika sedang menjaring ikan. Saat penangkapan kapal, tidak ada perlawanan karena saat didekati terlebih dahulu telah terdeteksi dari radar sehingga saat menempel di lambung kapal tidak bisa bergerak.

“Mereka tidak sadar kita telah mendekati, pantauan dari radar kita mereka terlihat beraktivitas dan saat dekat jaring sudah dijatuhkan sehingga kapal sulit untuk melarikan diri. Namun ABK kapal sempat memutuskan jaring,” ujarnya.

Rajab juga menambahkan, saat dilakukan penggeledahan ditemukan barang bukti ikan kecil yang diduga sebagai umpan. Di dalam kapal belum banyak ikan karena kapal tersebut diprediksi baru akan memulai aksinya.
Untuk proses hukum lebih lanjut, pihaknya akan menyerahkan barang bukti dan ABK kepada Lanal Tarempa. “Kita lihat dalam dek kapal hanya es batu. Kita menduga mereka baru mulai memasang jaring sudah ketangkap dan hanya sedikit ikan dalam kapal,” katanya.

Sementara Komandan Lanal Tarempa Letkol Laut(P) Nur Rochmad mengatakan, sebagai tindak lanjut akan diproses sesuai dengan hukum dan aturan yang berlaku.

“Kita akan proses sesuai dengan mekanisme. ABK akan kita amankan beserta nakhodanya,” katanya.

Ia mengatakan, pihaknya tetap berharap kerja sama semua pihak termasuk karyawan yang bekerja disekitar Rig Anoa untuk memberikan informasi jika melihat adanya kapal asing yang berani mencuri ikan diperairan Natuna dan Kepulauan Anambas sekitarnya. “Kami berharap kepada masyarakat, nelayan, pekerja rig agar tidak sungkan dalam melaporkan jika melihat adanya aktivitas kapal asing di daerah perairan kita. Kami akan tindak tegas dan tidak ada toleransi bagi pencuri sumber daya alam kita,” katanya.

jhon munthe

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com