SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Krisis Solar di Natuna, Barang Logistik Tertahan

  • Reporter:
  • Kamis, 28 September 2017 | 10:00
  • Dibaca : 335 kali
Krisis Solar di Natuna, Barang Logistik Tertahan
ilustrasi

NATUNA – Hampir sepekan terakhir aktivitas angkutan barang di Natuna terhambat akibat pembatasan jatah solar. Dampaknya mulai terasa setelah pasokan barang-barang yang masuk ke kabupaten ini mulai menumpuk di pelabuhan sejak dua-tiga hari terakhir.

Sekretaris Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro Natuna, Hikmatul Arif menyebutkan, saat ini sejumlah barang logistik berupa kebutuhan pokok dan material menumpuk di gudang milik IPC Logistic/PT Multi Terminal Indonesia (MTI) di Pelabuhan Selat Lampa. Armada BUMN logistik tersebut juga terkena imbas kebijakan pengurangan jatah solar harian maksimal 40 liter.

“Armada operasional MTI juga kesulitan mendapat jatah solar. Banyak sekali barang logistik yang belum diangkut,” ujarnya saat dihubungi, Rabu (27/9/2017).

Jika hambatan ini tidak dicarikan jalan keluar, pemkab khawatir distribusi logistik di Pelabuhan Selat Lampa ke Kota Ranai dan sekitarnya terancam molor lantaran truk angkutan tidak mendapatkan pasokan BBM Solar dengan jumlah maksimal. Sementara distribusi barang terus datang termasuk jadwal Kapal Tol Laut tiba di Selat Lampa untuk bongkar muat barang pada pekan ini. Tapi penumpukan hingga kemarin belum tampak diurai.

Selengkapnya baca KORAN SINDO BATAM

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com