SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Kulit Kencang dengan Teh Hijau

  • Reporter:
  • Selasa, 18 April 2017 | 09:19
  • Dibaca : 307 kali
Kulit Kencang dengan Teh Hijau
Karyawan Purie Ayu sedang melakukan treatment.

Sengatan sinar matahari dan polusi udara membuat kulit menjadi kusam. Pemakaian kosmetik berlebihan juga merusak kulit. Agar kulit tetap cantik dan kencang, perawatan dengan teh hijau bisa jadi pilihan.

Masyarakat Jepang dikenal yang pertama memperkenalkan teh hijau sebagai minuman berkhasiat kesehatan. Teh hijau lalu menjadi tren dan masuk ke restoran-restoran. Di Indonesia, teh hijau baru booming sekitar 2012. Banyak kedai dan restoran menyajikan makanan dan minuman dengan rasa teh ini.

Namun elain dikonsumsi, teh hijau juga digunakan sebagai bahan aktif dalam produk kecantikan. Kandungan katekin (zat anti-oksidan) dalam teh hijau cukup tinggi dan dipercaya bisa membuat awet muda. Perawatan kulit dan tubuh dengan teh ini kemudian digemari. Salon dan pusat kecantikan berlomba menawarkan perawatan alami ini.

Purie Ayu Salon & Spa di Ruko Marbella 2 Blok D2, Batam Centre, salah satunya. Paket perawatan dengan teh hijau di tempat ini dinamakan mandi green tea plus ratus.

Perawatan yang diberikan adalah massage, steam, scrub, ditambah masker badan dan berendam. Terakhir adalah ratus. Produk yang dipakai adalah teh hijau bubuk. Sebelum perawatan dimulai, tubuh dibersihkan menggunakan garam kasar yang dicampur air hangat.

“Pemijatan dilakukan kurang lebih lima menit. Relaksasi di kaki yang pegal-pegal,” kata Susan, Karyawan Purie Ayu, Senin (17/5). Perendaman kaki dipercaya dapat mengangkat sel kulit mati, menghilangkan bau kaki, mengatasi kulit pecah-pecah dan kasar. Lakukan secara rutin. “Bisa juga dilakukan di rumah,” saran Susan.

Setelah merasa nyaman, tubuh lalu dipijat (tahap massage) dengan menggunakan minyak beraroma teh hijau (green tea oil). Pemijatan dilakukan mulai dari kaki bagian belakang dan depan, kaki depan, hingga ke bagian leher. Proses ini dilakukan selama 45 menit.

Tahapan berikutnya steam bath selama 15 menit. Kerja steamer pada proses ini ialah untuk mengeluarkan keringat dan racun-racun dalam tubuh. Dalam tahap ini tubuh terbungkus dalam selimut uap selama 15 menit. Proses selanjutnya, tubuh di-scrub menggunakan bahan dari teh hijau dan campuran dari minyaknya. “Aromanya segar sekali. Bagi yang suka pasti akan merasakan relaksasi,” kata Susan.

Scrubbing yang kerap disebut lulur berfungsi mengangkat racun dan melancarkan sirkulasi darah. Agar bahan yang dibalurkan bekerja secara efektif, tubuh akan diberi pijatan ringan. Pijatan lembut ini membuat tubuh rileks dan segar.

Bagi yang berkulit kering, scrub dari teh hijau bisa menjadi alternatif. Teh hijau mengandung banyak zat antioksidan yang mampu melindungi kulit dari radikal bebas dan membantu menyamarkan garis halus serta mengencangkan kulit.

Warnanya hijau terang dan berbentuk seperti pasta namun bertekstur kasar. “Banyak sekali manfaatnya. Yang kulit kering sangat cocok dengan scrub matcha (teh hijau bubuk),” ujar Susan.

Setelah itu seluruh tubuh dimasker dengan masker green tea. Jika telah kering, selanjutnya mandi di bath up yang telah diberi sabun busa dan teh hijau yang telah direbus. “Berendam dengan bubble bath merupakan jelang akhir dari treatment,” katanya.

Berendam dengan air hangat ini untuk menyegarkan kembali tubuh setelah seharian beraktivitas. Untuk mendapatkan hasil maksimal, perawatan dilakukan ruti dua kali sebulan. “Perawatan ini dapat dilakukan siapa saja, remaja maupun dewasa. Treatmentnya aman dan tidak menimbulkan efek samping,” kata Susan.

Sebelum perawatan usai, dilakukan ratus lebih dulu untuk menjaga kebersihan dan keharuman organ intim wanita. Satu paket mandi green tea plus ratus di Purie Ayu Salon & Spa ini bertarif Rp315 ribu sekali perawatan.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com