SINDOBatam

Terbaru Metro+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Kuota CPNS Pemko Terancam Tak Terpenuhi

  • Reporter:
  • Selasa, 6 November 2018 | 15:48
  • Dibaca : 167 kali
Kuota CPNS Pemko Terancam Tak Terpenuhi
Panitia mempersiapkan sarana untuk tes CPNS tingkat Kota Batam di Kantor Perwakilan BKN, beberapa waktu lalu. Untuk CPNS Pemprov Kepri akan diselenggarakan 4-6 November di Hotel CK Tanjungpimang. /TEGUH PRIHATNA

BATAM KOTA – Tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Batam kini tengah berlangsung. Hingga 5 November, baru sebanyak 90 peserta yang dinyatakan lulus ujian Computer Assisted Test (CAT) dari 363 lowongan yang ada di Pemko Batam. Dari 2.458 peserta yang ikut tes, sebanyak 2.368 peserta terhenti langkahnya untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) karena tidak memenuhi batas nilai minimal (passing grade).

Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengatakan, bukan tidak mungkin nantinya ada formasi yang kuota belum penuh alias kosong. Selain itu ada formasi yang kurang pendaftar, seperti honorer K2 yang diberikan kuota 7 orang namun yang mendaftar hanya 2 orang. Artinya lima lainnya, kosong.

Soal pemenuhan kuota yang kosong, apakah akan digeser atau tes ulang, pihaknya akan melaporkan dan meminta arahan ke Kemenpan RB. “Misal kuota 250, lulus hanya enam orang, itukan tak sampai lima persen. Kami akan laporkan ke Jakarta, apa solusi untuk ini. Prinsipnya, semua itu kewenangan pusat, saya hanya melaporkan,” ujarnya di Kantor DPRD Batam, kemarin.

Namun demikian, ia mengungkapkan ingin mengajukan penurunan passing grade. Menurut dia, setelah tes kelak akan ketahuan apa kendala dan tingkat kemampuan peserta soal passing grade ini.

“Mungkin saja, misal hari ini passing grade 290, jadikan 200,” imbuhnya.

Namun kembali ia menegaskan, semua tergantung keputusan pusat. Kuota yang diberikan untuk Pemko Batam sebanyak 363 harus dijemput lagi, jika kekosongan terjadi.

“Kalau tidak begitu, nanti tak ada pegawai (baru). Sekarang masih proses tes SKD kan, belum tes yang lain, masih banyak,” ucapnya.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Batam, M Sahir menyebutkan hal serupa soal langkah yang akan diambil seandainya ada kekosongan pada formasi tertentu.

“Tentu itu akan dibahas nanti, belum ada keputusan. Sekarang kami fokus pada tahapan yang sedang berjalan,” katanya.

Sebelumnya ia sempat mengatakan untuk kuota honorer K2 dari kuota 7 orang hanya diikuti oleh dua orang. “Tidak hanya untuk K2 ini yang kami ingin tanyakan, untuk posisi lainnya juga nanti,” kata Syahir.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com