SINDOBatam

Feature+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Kurangi Pencurian Ikan, Nelayan Harus Ramaikan Laut

  • Reporter:
  • Rabu, 31 Oktober 2018 | 13:45
  • Dibaca : 70 kali
Kurangi Pencurian Ikan, Nelayan Harus Ramaikan Laut
Nelayan asal Vietnam diamankan di Pelabuhan Sabang Mawang, Natuna, belum lama ini. /dok koarmabar

NATUNA – Kasus pencurian ikan di perairan Natuna masih tinggi. Setiap bulan penegak hukum dan keamanan laut masih disibukkan dengan puluhan perkara pencurian ikan.

Demikian ditegaskan Kepala Kejaksaan Tinggi Kepri Asri Agung Putera pada acara ramah tamah yang digelar Pemkab Natuna di Rumah Makan Sisi Basisir, Ranai, Senin (29/10) malam.

Ia mengatakan, pemerintah telah menempuh berbagai langkah dalam upaya penegakan hukum di laut, mulai dari pengerahan kapal perang, kapal pengawas, sarana keamanan laut, penguatan instansi terkait, hingga pembentukan Pengadilan Adhoc Perikanan di Natuna.

Namun semua langkah tersebut, kata Kajati, belum maksimal mengurangi tingkat pencurian ikan di Natuna. “Analisa saya sebagai jaksa, tinggal masyarakat yang belum berperan besar menjaga keamanan laut di Natuna. Kalau pemerintah, saya rasa sudah all out,” sebutnya.

Menurut Kajati, nelayan memiliki efektivitas tinggi pada upaya pengamanan dan penegakan hukum di laut. Keberadaan nelayan di laut dapat menciptakan efek deterens (rasa gentar) bagi pencuri ikan. Selain itu juga bisa berfungsi sebagai spionase negara.

“Saya yakin dengan banyaknya nelayan kita di laut, pencuri ikan itu paling tidak akan merasa segan dan malu melakukan illegal fishing di tempat kita,” katanya.

Dengan begitu, ia menekankan agar pemerintah daerah meningkatkan jumlah dan kualitas nelayan. Sehingga upaya menciptakan kesejahteraan dan keamanan laut dapat diraih secara bersamaan.

“Pemerintah bisa merangkul perbankan dan stakeholder lain untuk memperbanyak nelayan. Laut kita ini harus ramai dengan nelayan agar masyarakat kita makmur dan laut aman,” tegasnya.

Kajati juga mengapresiasi langkah pemerintah pusat yang hendak menurunkan ribuan nelayan untuk meramaikan perairan Natuna. “Saya dengar dalam waktu dekat ini akan ada droping nelayan ke Natuna sebanyak 5.000 nelayan untuk tahap awal. Ini langkah yang bagus,” katanya.

sholeh ariyanto

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com