SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Lahan Warga Jadi Hutan Lindung

  • Reporter:
  • Selasa, 13 Maret 2018 | 10:31
  • Dibaca : 157 kali
Lahan Warga Jadi Hutan Lindung
Bupati Karimun Aunur Rafiq. / Dok KORAN SINDO BATAM

KARIMUN – Lahan warga di Kecamatan Meral Barat dan Moro mendadak berubah status menjadi hutan lindung. Lahan yang berubah status tersebut merupakan lahan pertanian dan pemukiman warga.

Bupati Karimun Aunur Rafiq mengaku tidak tahu persis luas lahan masyarakat yang mendadak berubah menjadi hutan lindung tersebut. Lahan-lahan itu berada di Guntung Punak, Kelurahan Darussalam dan Kelurahan Pasir Panjang, Kecamatan Meral Barat. Kemudian di Pulau Combol dan Pulau Sugi serta beberapa pulau lainnya di Kecamatan Moro.

“Totalnya saya tak hafal, karena tersebar di beberapa tempat. Tapi lahan yang berubah status menjadi hutan lindung itu kan awalnya merupakan lahan pertanian warga, ada juga pemukiman padat penduduk,” katanya, Senin (12/3/2018).

Rafiq meminta pemerintah pusat melakukan peninjauan kembali atas lahan-lahan warga yang berubah status menjadi hutan lindung. Sebab pihaknya sudah mengusulkan perubahan status tersebut saat padu serasi beberapa bulan lalu. Hanya saja pada saat penetapan SK Menteri Kehutanan, ternyata kembali ke awal.

“Jadi ini yang kami sayangkan, harusnya yang kami usulkan dengan fotokopi surat dari masyarakat petani direspon dengan baik, kemarin. Sehingga status kepemilikan lahan oleh petani dan penduduk kita semkain jelas. Tapi kami akan berusaha bagaimana SK Menteri ini bisa diubah. Kan yang tak bisa berubah itu adalah Alquran, kalau undang-undang dan SK itu masih bisa diubah manusia,” ucapnya.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com