SINDOBatam

Feature+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Langsung Tancap Gas

  • Reporter:
  • Senin, 9 April 2018 | 14:07
  • Dibaca : 140 kali
Langsung Tancap Gas
Suasana Kongres Luar Biasa PSSI Asprov Kepri di Hotel CK Tanjungpinang, Sabtu (7/4). Gubernur Kepri Nurdin Basirun terpilih aklamasi sebagai ketua. /humas pemprov kepri

BATAM – PSSI Asprov Kepri akhirnya punya pemimpin baru untuk empat tahun ke depan. Seperti yang diprediksi, Gubernur Kepri Nurdin Basirun resmi menjabat posisi ketua. Nurdin dan pengurus diminta bergerak cepat di waktu yang singkat.

“Banyak PR, banyak tugas menanti. Pengurus terpilih harus berlari cepat untuk segera start di Liga 3, dan Piala Soeratin U-13, U-15, dan U-17,” ujar Pelaksana Tugas Ketua PSSI Asprov Kepri Johar Lin Eng usai Kongres Luar Biasa PSSI Asprov Kepri di Hotel CK Tanjungpinang, Sabtu (7/4/2018).

Nurdin Basirun terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Asosiasi Provinsi (Asprov) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Kepri untuk masa jabatan 2018-2022. Nurdin terpilih sebagai Ketua Asprov PSSI Kepri dalam Kongres Luar Biasa (KLB).

Ketika KLB berlangsung, dua figur lain disebut-sebut bakal ikut pemilihan, yakni Berto Ishak dan Apri Sujadi, Bupati Bintan. Tapi dua figur ini tidak hadir meski sudah ditunggu. Apri menyatakan mengundurkan diri.

Selain Nurdin, Wakil Ketua yang terpilih adalah Mayfrizon, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kepri. Mayfrizon meraih 14 suara saat KLB, sementara kandidat lain, Alam Reza mendapat 4 suara. Lalu komite eksekutif (executive committe) dijabat Bambang (12 suara), Abdul Rahman (10 suara) dan Jamhur Ismail (9 suara). Mereka adalah peraih suara terbanyak.

Pemegang hak suara adalah 7 askab dan askot, 9 klub anggota PSSI, 1 Asosiasi Futsal Kepri, dan 4 klub calon anggota PSSI.

“Begitu ketua terpilih di kongres PSSI, maka exco sudah sah sebagai pengurus. Ini juga berlaku di provinsi, maupun kota/kab,” ungkap Johar.

Johar berharap pengurus Asprov PSSI Kepri definitif untuk segera menjalankan tuganya. Selain itu Johar juga melihat banyak program yang harus dilaksanakan secepatnya, seperti gelaran Piala Soeratin, dan Liga 3.

Tak cuman itu, Johar meminta agar Asprov PSSI Kepri harus menjadi organisasi yang sehat. “Organisasi juga harus disehatkan. Masih banyak Askab/Askot yang dipimpin Plt. Ini tidak baik,” ujar Johar.

Johar meminta agar PSSI Askab/Askot untuk segera melakukan kongres untuk menentukan pengurus definitif. Hal ini juga menjadi tugas dari Ketua Asprov PSSI Kepri terpilih, karena di bawah kepemimpinan seorang Plt, hampir dapat dipastikan Askab/Askot tidak punya agenda kegiatan pembinaan/kompetisi yg terarah.

“Semua harus bekerja untuk membangun olahraga sepak bola ke depan, jangan hanya untuk pamer kekuasaan,” ungkapnya.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com