SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Lapor Pak Isdianto, PPDB SMAN 3 Batam Sudah Selesai

  • Reporter:
  • Selasa, 21 Juli 2020 | 09:45
  • Dibaca : 171 kali
Lapor Pak Isdianto, PPDB SMAN 3 Batam Sudah Selesai

BATAM – Permasalahan penerimaan peserta didik baru di SMAN 3 yang sempat membludak akhirnya selesai. Kepala SMA Negeri 3 Kota Batam melaporkan langsung ke Pelaksana tugas Gubernur Kepulauan Riau Isdianto.

Kepsek SMAN 3 Vivi Kesuma Effendi melaporkan perihal permasalahan PPDB di sekolahnya yang sudah selesai sesuai arahan Isdianto.  “Lapor Pak Isdianto, urusan PPDB sudah selesai sesuai arahan Bapak,” ujar VIvi, Selasa (21/7) pagi.

Kepala SMAN 3 Kota Batam bersyukur berkat arahan dan dukungan Pelaksana tugas Gubernur Kepulauan Riau, seluruh siswa yang berada dalam zonasi bisa tertampung dan bersekolah.

Plt Gubernur Kepulauan Riau Isdianto secara langsung hadir untuk melihat kemajuan dari arahan yang diberikan kemarin di hadapan para orang tua calon siswa SMA Negeri 3 Batam.

“Bagi saya, pendidikan adalah program utama. Menjadi fokus perhatian dalam membangun Kepulauan Riau,” tegas dia. Hadir dalam kesempatan ini Asisten 2 Syamsul Bahrum, Sekretaris Dinas Pendidikan Kepri, Tenaga Ahli Gubernur H Saidul Khudri.

Sebagai gambaran, PPDB di SMA Negeri 3 Batam, sistem sempay menolak karena daya tampung sudah terpenuhi. Dari 1.705 pendaftar sebanyak 1.128 tertolak oleh sistem karena jaraknya. Di Kepri, tahun ini ada 17.917 lulusan SMP/MTS. Dari jumlah itu, daya tampung se-Kepri hanya 13.137. Artinya masih ada selisih 6.544 pelajar. Sementara untuk Batam diperkirakan sekita 1.545 selisih yang yang belum tertampung

Mencari jalan keluar, Plt Gubernur Kepri Isdianto pekan lalu memerintahkan kepada seluruh Kepala Sekolah SMA Negeri dan SMK Negeri untuk menerima semua siswa yang masuk dalam zonasi. Dia juga memerintahkan Dinas Pendidikan Kepri untuk mengawal prosesnya dan mengajak DPRD Kepri solusi untuk mengatasi siswa yang belum diterima.

“Saya sengaja turun ke sekolah-sekokah meninjau langsung pelaksanaan penerimaan peserta didik baru. Saya ingin melihat langsung apa yang terjadi di lapangan. Karena saya banyak mendapatkan informasi tentang banyaknya masalah yang muncul akibat sistem zonasi ini. Sekaligus membuktikan kepedulian saya pada pendidikan,” ungkap Isdianto saat meninjau SMA Negeri 3 Batam Kota, SMA Negeri 1 Sekupang, dan SMA Negeri 5 Sagulung, Senin (13/7/2020).

Saat tiba di sekolah -sekolah tersebut, Isdianto disambut oleh Kepala Sekolah, majelis Guru, para orang tua calon siswa yang belum diterim di sekolah negeri tujuan, dan peserta (MPLS) Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah .

Hadir mendampingi Plt Gubernur H.Isdianto, Asisten II Ekonomi & Pembangunan Kepri Syamsul Bahrum, Kepala Dinas Pariwisata Kepri Buralimar, Kepala Biro Hukum Heri Moekhrizal, Sekretaris Dinas Pendidikan Kepri Faturrahman, Wakil Ketua II DPRD Kepri Raden Hari Tjahyono, Anggota DPRD Kepri Irwansyah, Uba Inga Sigalingging, Suryani, Ketua TP. PKK Kepri Hj Meri Isdianto, Staf Khusus Gubernur H Saidul Khudri dan H Herizal Hood.

Dialog dua arah pun terjadi antara Isdianto dengan Para Kepala Sekolah dan para orangtua. Bahkan acara tersebut menjadi ajang curhat kepala sekolah dan para orangtua calon siswa. Isdianto dalam dialog tersebut menegaskan sikapnya dengan menyatakan bahwa sebagai Plt. Gubernur, dirinya tidak mau ada anak-anak yang tidak sekolah.

Di hadapan para orangtua murid, Isdianto menyebutkan bahwa bidang pendidikan menjadi prioritas utama. Isdianto mengakui, sistem zonasi mempunyai beberapa kelemahan. Sebagai pemerintah daerah tidak bisa mengubah aturan pemerintah pusat. Tetapi bersama DPRD Kepri akan mencari berbagai solusi, jangka singkat dan jangka panjang. dicky sigit rakasiwi

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com