SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Layanan I23J dan KILK Dihapus, Investor Dilayani OSS

  • Reporter:
  • Rabu, 11 Juli 2018 | 09:45
  • Dibaca : 120 kali
Layanan I23J dan KILK Dihapus, Investor Dilayani OSS
Ady Soegiharto Direktur PTSP BP Batam

BATAM KOTA – Badan Pengusahaan (BP) Batam menghentikan layanan izin investasi tiga jam (i23j) dan layanan Kemudahan Izin Layanan Konstruksi (KILK) kepada para investor. Sebagai gantinya, tiap calon investor baru yang akan menanamkan modalnya akan dilayani melalui sistem online single submission (OSS) yang baru diluncurkan oleh pemeritah pusat.

Direktur Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) BP Batam Ady Soegiharto mengatakan sejak terbitnya PP 24/2018 tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik, sudah diatur secara jelas bahwa seluruh perizinan berusaha akan dilayani melalui OSS. Sehingga setiap investor baru yang datang ke BP Batam untuk mengurus izin investasi akan dibantu memasukkan data di OSS.

“Investor tidak perlu khawatir, karena layanan di PTSP masih akan tetap jalan. Jadi nanti kita akan bantu menggunakan sistem OSS ini,” kata Ady, Selasa (10/7).

Terkait sosialisasi kepada pengusaha, dijelaskannya akan segera dilakukan pihaknya. Nantinya Kementerian Koordinator (Kemenko) Perekonomian yang akan menyampaikan secara langsung terkait penggunaan sistem OSS tersebut. Pemerintah meluncurkan sistem tersebut, menurut dia, tujuannya tidak lain adalah memang untuk memberikan kemudahan bagi para investor.

Menurut dia, OSS hadir dalam rangka pelayanan perizinan berusaha yang berlaku di semua Kementerian, Lembaga, dan Pemerintah Daerah, yang selama ini dilakukan melalui PTSP. Hal ini dijelaskannya sebagai upaya pemerintah dalam menyederhanakan perizinan berusaha dan menciptakan model pelayanan perizinan terintegrasi yang cepat dan murah serta memberi kepastian.

“Izin berusaha akan didapat oleh pelaku usaha dalam waktu kurang dari satu jam. Minggu depan kita akan melakukan sosialisasi di Batam, nanti dari Kemenko yang datang,” katanya.

Sistem OSS juga akan menjadikan seluruh perizinan dari pusat hingga ke daerah menjadi sebuah kesatuan. Dengan menggunakan model registrasi yang lebih modern, dan lebih cepat dengan sistem data yang terpadu, terintegrasi, sehingga tidak perlu lagi melewati banyak rantai birokrasi.

Adapun alur perizinan dengan OSS nanti, pertama untuk daftar login ke OSS, untuk badan usaha harus memiliki akta notaris dan nomor pokok wajib pajak (NPWP), kemudian mengisi data tambahan untuk Nomor Induk Berusaha (NIB) dan izin dasar. Sedangkan untuk perorangan, harus punya Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan mengisi data tambahan yang diperlukan.

“Setelah NIB dan izin dasar didapat, tinggal meng-ceklis komitmen dan kepatuhan yang ditentukan. Seperti menyetujui untuk pemenuhan izin lokasi, standar lingkungan, bangunan, serta mengisi data usaha dan permohonan fasilitas dan mengikuti persetujuan lainnya untuk penerbitan izin yang dimintakan,” katanya.

ahmad rohmadi

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com