SINDOBatam

Hattrick+

Jungkir Balik+

Layani Jemaah dengan Maksimal

  • Reporter:
  • Jumat, 13 Juli 2018 | 10:43
  • Dibaca : 51 kali
Layani Jemaah dengan Maksimal
Sekdaprov Kepri TS Arif Fadillah mengecek makanan yang akan disantap Jemaah Calon Haji (JCH) selama penerbangan ke Tanah Suci. Pengecekan makanan itu sejalan pelantikan PPIH Embarkasi Batam di Asrama Haji, kemarin. /HUMAS PEMPROV KEPRI

BATAM – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kepri TS Arif Fadillah mengatakan pelayanan kepada Jemaah Calon Haji (JCH) harus maksimal. Ia berharap penyelenggaraan ibadah haji tahun ini tertib dan lancar.

“Ini semua agar jemaah bisa beribadah dengan nyaman dan khusyuk dan pulang kembali ke tanah air dengan sehat dan selamat tanpa hambatan dan kendala yang berarti,” kata Arif saat memberikan sambutan usai melantik Pantia Penyelenggaraan Ibadah Haji(PPIH) Embarkasi Batam dan Meal Test Tahun 1439 H/2018 M di Asrama Haji Batam, kemarin.

Ada empat provinsi yang berangkat melalui Embarkasi Batam. Selain Kepri, ada juga Provinsi Riau, Jambi dan Kalimantan Barat. Untuk memberikan pelayanan yang terbaik, kata Arif, PPIH Embarkasi Batam segera mengevaluasi apa yang telah dilakukan pada tahun sebelumnya. Apa yang menjadi kekurangan agar diperbaiki dan apa yang telah baik dalam pelayanan dipertahankan bahkan ditingkatkan.

Pada kesempatan ini Arif mengucapkan selamat kepada seluruh PPIH yang telah dilantik. Dirinya meminta panitia agar betul-betul menjalankan tugas/amanah dengan sebaik-baiknya. JCH Embarkasi Batam, datang dengan latar belakang yang berbeda, ada yang dari pulau-pulau ada yang dari kota, berasal dari berbagai latar belakang yang berbeda dan ilmu pengetahuan yang beragam maka, ia menuntut panitia untuk memberikan pelayanan yang profesional.

“Selamat kepada PPIH yang telah dilantik, lakukan tugas mulia ini dengan profesional serta ikhlas sehingga tidak mengecewakan para JCH yang merupakan tamu-tamu Allah,” katanya.

Sementara itu Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kementerian agama RI Nizar mengatakan, dalam rangka memberikan pelayanan yang terbaik bagi JCH, Kementerian Agama RI melakukan berbagai inovasi di antaranya adalah melakukan kerja sama dengan pihak Imigrasi Arab Saudi agar proses biometric (foto wajah) dan sidik 10 jari bisa dilakukan di Indonesia.

“Jadi pegawai imigrasi Arab Saudi kita tarik ke sini untuk melakukan biometric dan sidik 10 jari langsung kepada JCH di 13 embarkasi yang ada di Indonesia. Proses ini akan membuat waktu antre jemaah ketika memasuki Arab Saudi menjadi lebih singkat dari yang sebelumnya membutuhkan waktu 4 sampai 5 jam,” ungkapnya.

Selain itu, Kementerian juga membuat inovasi berupa pembuatan gelang bagi jemaah, dimana gelang tersebut jika discan akan memunculkan data-data, baik berupa nama, asal, kloter bahkan tempat menginap jamaah selama melaksanakan ibadah haji. Jadi Lebih mudah mengidentifikasi jemaah haji asal Indonesia.

Perbaikan, pembenahan dan penambahan juga dilakukan pada jatah makan jemaah yang pada tahun sebelumnya hanya 27 kali, tahun ini ditingkatkan menjadi 40 kali dengan menggunakan koki dan bumbu masak khas Indonesia. Inovasi lainnya adalah ketika telah sampai di Arab Saudi jemaah juga tidak perlu pusing lagi memikirkan koper karena semuanya telah diatur oleh panitia dan akan diantar langsung ke tempat menginap jemaah.

“Kita akan terus melakukan inovasi dan usaha terbaik agar jemaah nyaman dan konsentrasi dalam beribah,” tutupnya.

Usai pelantikan PPIH dilanjutkan dengan peninjauan menu makanan Jemaah haji di pesawat. Meal test yang disiapkan pihak Garuda ini, terdapat beragam menu makanan dan minuman yang sajiannya tidak jauh berbeda dengan menu-menu tahun sebelumnya.

Sekda Arif tampak detil meneliti menu-menu yang akan dinikmati JCH saat menuju Tanah Suci. Perbincangan dengan pihak penyediaan makanan pun berlangsung untuk memberikan menu terbaik dan akrab dengan JCH.

fadhil

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com