SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

LAZ Batam Terima Izin Operasional Kemenag Kepri

  • Reporter:
  • Senin, 27 Mei 2019 | 16:18
  • Dibaca : 148 kali
LAZ Batam Terima Izin Operasional Kemenag Kepri
Kabid Bimas Islam Kemenag Kepri Edi Batarah menyerahkan sertifikat izin operasional LAZ Batam kepada Ketua LAZ Batam Syarifuddin di dampingi oleh manajemen Bank Muamalat Batam di Mega Mall, Batam Centre, Minggu (26/5/2019). / ASRUL RAHMAWATI

BATAMKOTA – Lembaga Amil Zakat (LAZ) Batam resmi menerima izin operasional dari Kementerian Agama (Kemenag) Kepri di Mega Mall, Batam Centre, Minggu (26/5/2019). Hal itu menyusul regulasi baru dari Kementerian Agama RI yang mengatur operasional lembaga zakat.

“LAZ Batam ini awalnya bernama LAZ Masjid Raya, tapi sesuai aturan, lembaga zakat yang ada di masjid hanya boleh menjadi unit pengumpul zakat di masjid saja, sementara LAZ Masjid Raya selama ini mengumpulkan zakat juga dari luar masjid,” tutur Ketua LAZ Batam, Syarifuddin.

Dia berharap LAZ Batam semakin dipercaya masyarakat, khususnya muzakki (pemberi zakat) karena lembaga tersebut sudah resmi memiliki izin dan diawasi pemerintah. Selain itu pengelolaannya pun semakin profesional. “Target kami di 2019 ini bisa mengumpulkan zakat sebesar Rp10 miliar. Di tahun 2018 lalu kami berhasil mengumpulkan Rp5,3 miliar,” kata dia.

Saat ini lembaga zakat di Kepri yang sudah memiliki izin serupa berjumlah delapan. Tujuh di antaranya merupakan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Mereka merupakan lembaga zakat milik pemerintah yang tersebar di kota/kabupaten di Kepri. “Jadi LAZ Batam ini adalah lembaga zakat ke delapan, sekaligus yang pertama dari ranah swasta yang mendapat izin serupa dari Kemenag Kepri,” ujar Syarif.

Kabid Bimas Islam Kemenag Kepri Edi Batarah mengatakan, izin operasional yang diberikan kepada LAZ Batam itu dikeluarkan setelah ada izin dari Badan Amil Zakat pusat. “Untuk bisa mendapat izin ini harus memenuhi beberapa persyaratan termasuk di antaranya bisa mengumpulkan dana Rp3 miliar setiap tahun,” ujarnya.

Jika sudah memenuhi persyaratan-persyaratan tersebut barulah sebuah lembaga zakat dianggap legal dan mendapat izin dan akses di luar sekretariatnya. “Ada 30 an konter zakat di mal-mal yang terpantau oleh kami. Ada yang sudah dapat izin tapi banyak yang belum berizin. Hal itu akan kami beri tindakan preventif. Tujuannya agar lembaga zakat memunculkan kepercayaan penuh dari masyarakat,” katanya.

Pada kesempatan itu LAZ Batam juga menggelar kegiatan berbagi paket sembako kepada 100 kepala keluarga duafa di Batam. Penyaluran bantuan sembako itu bekerja sama dengan Bank Muamalat Batam. Selain itu juga diadakan grand final lomba tahfiz, dan azan yang diikuti oleh anak asuh LAZ Batam, dan anak-anak dari kalangan umum di Batam.

Selain di sekretariatnya di Ruko Alexandria Blok B8 No 61 Anggrek Sari Batam Centre, LAZ Batam juga membuka 30 konter layanan zakat di mal, rumah sakit, bandara, pelabuhan, kantor pos, Samsat dan Imigrasi. Hal itu bertujuan untuk memudahkan masyarakat Batam membayar zakat baik zakat mal maupun zakat fitrah.

asrul rahmawati

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com