SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Lembaga Adat Melayu Batam Tolak Aksi People Power

  • Reporter:
  • Rabu, 15 Mei 2019 | 12:56
  • Dibaca : 349 kali
Lembaga Adat Melayu Batam Tolak Aksi People Power
Ketua LAM Batam, Nyat Kadir bersama Wali Kota Batam Muhammad Rudi. Foto Istimewa.

SINDOBATAM – Lembaga Adat Melayu (LAM) Batam mengecam jika ada aksi people power yang akan dilakukan beberapa oknum yang menganggap Komisi Pemilihan Umum (KPU) curang dalam Pemilu 2019. Selain itu, aksi people power tidak memiliki landasan yang kuat.

Ketua LAM Batam Nyat Kadir mengatakan, aksi tolak kecurangan pemilu dengan mengerahkan masa merupakan suatu tindak kriminal. Apalagi tujuan aksi tersebut untuk mengulingkan pemerintahan.

“Kami dari LAM Batam menolak tegas aksi people power, karena sudah jelas bahwa pemilu tahun ini bersih, jujur, dan adil,” kata Nyat Kadir, Rabu (15/5/2019).

Nyat menjelaskan, meskipun ada kecurangan, tapi dalam pesta demokrasi ada salah satu oknum yang melakukannya. Namun, hal itu sudah ada yang mengawasi, yakni Bawaslu, polisi, dan kejaksaan.

“Sekarang peran Bawaslu sudah tinggi dari KPU, jadi mereka dapat memberikan saksi bahkan pidana kepada pelanggar pemilu,” ujarnya.

Lanjut Nyat, masyarakat Kota Batam menolak aksi people power yang akan dilakukan oleh pihak yang tidak terima dengan kekalahan, karena mereka menyalahkan KPU dan Bawaslu atas kekalahan tersebut.

“Tujuannya sama, yaitu mengulingkan pemerintah itu people power. Masyarakat Batam jangan terpengaruh dengan aksi tersebut,” ungkap Nyat.

Nyat menuturkan, penolakan dari masyarakat Batam tersebut untuk menghindari adanya gerakan perpecahan, yang membuat masyarakat bawah semakin terhimpit.

“Mari kita berkegiatan kembali, bekerja, berusaha, semampu kita secara maksimal. Jangan mau terpecah belah, dengan aksi-aksi yang menyesatkan,” katanya.

Sementara itu, Kapolresta Barelang, Kombes Hengki menghimbau masyarakat agar tidak terpancing dengan aksi yang dapat memperkeruh suasana dan keamanan negara Indonesia.

“Jangan karena masalah pemilu, kita pecah. Hal itu nantinya akan membuat celah bagi oknum lain masuk ke Indonesia,” kata Hengki.

Hengki menjelaskan, pihak kepolisian akan terus memberikan sosialisasi serta pembinaan terkait aksi people power yang akan dilakukan segelintir orang.

“Mari kita jaga NKRI ini, jangan mudah diadu domba oleh oknum yang tidak bertanggungjawab,” ujarnya.

romi kurniawan

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com