SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Lezatnya Lok-lok, Sate Celup dari Malaysia

  • Reporter:
  • Rabu, 10 Mei 2017 | 10:24
  • Dibaca : 871 kali
Lezatnya Lok-lok, Sate Celup dari Malaysia
Dewi, owner Mommy Queen Lok-lok memperlihatkan menu Lok-lok dan sate Taichan.

Lok-lok termasuk jenis makanan baru yang unik di Batam. Tapi di beberapa daerah di Malaysia, kudapan ini sangat populer. Lok-lok artinya celup-celup karena sebelum disantap mesti dicelupkan dalam saus.

Di Batam, lok-lok diperkenalkan Mommy Queen, sebuah foodtruck yang menjual penganan Malaysia di samping Hotel Lucky Star, Nagoya. Bentuknya seperti sate karena disajikan dengan cara ditusuk dan disajikan bersama saus atau sambal. Di negara asalnya, lok-lok banyak disajikan dengan cara direbus dan dibakar. Sedangkan di Mommy Queen digoreng dan dibakar.

Dewi Shandra, pemilik Mommy Queen Lok-lok mengaku sering ke Malaysia. Karena itu ia membawa ide menjual lok-lok atau sate celup ke Batam. “Karena sering ke Malaysia, kalau ke sana beli lok-lok, makanya dicoba bawa ke Batam dan ternyata banyak yang suka” ujar Dewi, Senin (8/5).

Menu yang dihadirkan tempat ini tak jauh berbeda dengan di negeri asalnya. Lebih dari 30 varian lok-lok disediakan Dewi. Lok-lok yang paling diminati: ayam atau daging, wrapped enoki, somay ayam, dumpling ayam udang, seafood seaweed . Paling favorit lok-lok brokoli.

Brokoli banyak dipilih pelanggan Dewi yang tak suka sayuran. Dengan diolah menjadi lok-lok, brokoli menjadi lebih bisa dinikmati mereka. “Katanya tidak terlalu pahit. Setelah dibakar sensasinya beda,” kata Dewi mengutip alasan pelanggannya. Lok-lok di Mommy Queen banyak yang telah dimodifikasi, selain lok-lok original. Banyak jenis lok-lok baru yang tak ada di negeri asalnya.

Sebelum dapat dinikmati, lok-lok harus melewati beberapa tahap, ada yang digoreng atau digoreng kemudian dibakar. “Bumbu bakarnya kita gunakan bumbu barbeque seperti biasa. Dibakar tidak perlu lama, 5-10 menit saja,” kata Dewi.

Soal rasa tidak diragukan lagi, semua varian lok-lok sangat lezat dan mengenyangkan. Cara menyantapnya dengan mencelupkan lok-lok dalam saus. Ada tiga jenis saus atau sambal yang bisa menambah citarasa lok-lok, yakni saus belacan, saus kacang, dan sambal pedas manis. Dewi meracik sendiri saus atau sambal untuk lok-lok tanpa mengikuti resep saus aslinya.

Harga lok-lok di tempat ini cukup terjangkau, dari Rp5.000 hingga Rp12.000 per tusuk. Harga yang berbeda-beda dapat dilihat pada warna yang terdapat di ujung tusukan sate. “Ada warna di setiap ujung stick dan harganya berbeda-beda,” katanya. Untuk dapat menikmati lok-lok di Mommy Queen Lok-Lok, pengunjung mesti datang pukul 6.30 sore hingga 12.00 malam.

Sensasi Pedas Sate Taichan
Sate Taichan merupakan sate putih yang proses pembuatannya diungkep lebih dulu dengan bumbu-bumbu. Proses memasak dengan cara ungkep ini dilakukan selama 1 hari untuk menghasilkan daging yang empuk dan agar bumbu meresap sempurna. “Setelah jadi sate, baru dibakar,” kata Dewi Sandhra, pemilik Mommy Queen Lok-lok, Senin (9/5).

Berbeda dengan sate pada umumnya, sate Taichan menggunakan daging dada ayam yang masih putih. Sate ini juga tidak diberi bumbu kacang, melainkan sambal cabai. Uniknya lagi, rasanya ‘nano-nano’. Asin, asam, dan pedas menjadi satu. Perpaduan rasa dengan tekstur daging yang lembut membuat siapa saja yang menyantapnya jadi ketagihan.

Sate Taichan mesti dinikmati dengan sambal merah yang pedas. Di Mommy Queen Lok-lok, cabai yang digunakan cabai setan. “Cabainya pas. Nggak pedas tapi setelah selesai makan baru terasa pedas. Kebanyakan customer sampai seperti menangis, tetapi masih saja ingin tambah sambalnya,” kata Dewi.
Kelezatan sate taichan tambah komplet bila disantap dengan air perasan jeruk nipis. Satu porsi sate Taichan di tempat ini dibanderol Rp22 ribu.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com