SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Listrik di Natuna Padam 18 Jam

  • Reporter:
  • Rabu, 2 Januari 2019 | 10:09
  • Dibaca : 191 kali
Listrik di Natuna Padam 18 Jam
ilustrasi

NATUNA – Masyarakat Kabupaten Natuna mengeluhkan pemadaman listrik selama 18 jam menjelang pergantian tahun. Terhentinya pasokan listrik juga tanpa pemberitahuan, sehingga aktivitas masyarakat dalam menyambut Tahun Baru terganggu.

“Padam dari Senin (31/12) malam sampai Selasa sore ini belum juga hidup. Pemadaman sekitar 18 jam,” kata Wiwik, warga Desa Sedarat Baru Kecamatan Bunguran Batubi, Selasa (1/1).

Setiap akhir tahun, kata dia, pihaknya bersama keluarga selalu berkumpul menunggu detik-detik pergantian tahun dengan menggelar beberapa kegiatan, namun rencana tersebut batal dilaksanakan karena listrik mati.

“Seharusnya ada pemberitahun terlebih dahulu agar masyarakat dapat mengantisipasi dengan alternatif yang lain,” katanya.

Sementara itu, Manajer PLN Kabupaten Natuna Dwi Ristiono mengatakan, pemdaman terjadi karena angin kencang. Ada empat kecamatan yang terkena imbas pemutusan pasokan listrik. Di antaranya, Kecamatan Bunguran Selatan, Kecamatan Bunguran Tengah, Kecamatan Bunguran Batubi dan Kecamatan Bunguran Utara.

“Ada gangguan pada jaringan SUTM. Akibat angin kencang beberapa titik lokasi sehingga listrik padam total untuk wilayah tersebut,” kata Dwi.

Pihaknya masih melakukan perbaikan jaringan utama di daerah Setengar dan Selat Lampa. Kecamatan-kecamatan tersebut mendapatkan aliran listrik dari Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) di Desa Pian Tengah Kecamatan Bunguran Selatan.

“Saat ini jurusan Cemaga sudah dimanuver ke sistim jurusan PLTD Ranai dan sudah normal kembali. Paska cuaca berangin banyak titik gangguan ditemukan di lapangan. Mulai dari putus jamperan penghantar, lepas SUTM dari pin dan pelepah kelapa ke Jaringan PLN,” katanya. sholeh ariyanto

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com