SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Listrik Jangan Padam, 105 SMP Gelar UNBK

  • Reporter:
  • Senin, 15 April 2019 | 10:41
  • Dibaca : 108 kali
Listrik Jangan Padam, 105 SMP Gelar UNBK
Ilustrasi f teguh prihatna

SEKUPANG – Ujian Nasional (UN) tingkat SMP akan digelar serentak pada 22 April mendatang. Dari 175 sekolah, ada 105 SMP yang menggelar ujian berbasis komputer. Dinas Pendidikan (Disdik) Batam berharap tak ada pemadaman listrik sehingga pelaksanaan UN berjalan lancar.

Listrik di Batam kini hampir tiap hari biarpet di sejumlah lokasi. PLN beralasan sejumlah pembangkit rusak yang mengakibatkan cadangan listrik menipis. Tak hanya masyarakat dan pengusaha yang mengeluhkan pemadaman listrik yang terjadi saat ini, Disdik Batam dan pihak sekolah juga khawatir dengan pemadaman listrik, sebab akan mengganggu pelaksanaan ujian. Terutama UN berbasis komputer.

“Terkait listrik, kami sudah menyurati PLN Batam. Ujian sampai sore, ada tiga shift. Jadi kami berharap jangan sampai ujian nanti terganggu masalah jaringan listrik. Kasihan anak-anak nanti,” kata Sekretaris Dinas Pendidikan Batam, Andi Agung, Minggu (14/4).

Ia menambahkan, tahun ini sebanyak 16.901 siswa SMP akan mengikuti UN. Pelaksanaan Tahun 2019 tingkat SMP sebagian besar sudah menerapkan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dan 70 sekolah masih melaksanakan Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP).

Untuk UNBK, sebagian sekolah masih meminjam laptop milik siswa, karena jumlah komputer yang ada di sekolah belum mencukupi untuk seluruh peserta ujian.
Sedangkan untuk UNKP, soal ujian diperkirakan akan tiba di Kantor Disdik Batam, Sekupang pada Sabtu (20/4) mendatang. Nantinya pihak sekolah akan menjemput soal ujian masing-masing. Setelah itu soal akan dititipkan di kantor polsek terdekat dari sekolah.

“Pendistribusian ke sekolah pagi harinya, sesaat sebelum ujian berlangsung,” katanya.

Adapun mata pelajaran yang diuji adalah Bahasa Indonesia di hari pertama, Matematika di hari kedua. Kemudian Bahasa Inggris di hari ketiga dan terakhir mata pelajaran ilmu pengetahuan alam (IPA). Disdik berharap pelaksanaan UN tingkat SMP Kota Batan ini bisa berjalan dengan lancar.

Andi menjelaskan, tahun ini Disdik Kota Batam kembali mengajukan penambahan laptop. Penambahan untuk memenuhi peralatan untuk menghadapi UNBK, hal ini dinilai menjadi prioritas untuk diusulkan Disdik. Sehingga ke depan tentunya diharapkan UN bisa dilaksanakan seluruhnya dengan UNBK.

“Penambahan untuk tahun anggaran 2020 mendatang, kami ajukan lagi. Soal jumlahnya masih dihitung dulu karena pengadaan juga harus melihat ketersediaan anggaran,” kata Andi.

Ia mengakui bahwa ada sekolah yang belum punya peralatan komputer lengkap. Bahkan, masih ada sekolah yang menumpang seperti dua SMPN di Kecamatan Belakangpadang. Disdik Batam menargetkan pelaksanaan UNBK tahun depan bisa 100 persen mandiri dan tidak menumpang ke sekolah lain.

“Kebutuhan komputer atau laptop di sekolah-sekolah masih banyak. Saat ini jumlah komputer yang tersedia hanya 30 persen dari total peserta ujian. Bertahap akan coba kami penuhi. Setiap tahun coba diusulkan agar seluruh sekolah negeri bisa UNBK,” ujarnya. ahmad rohmadi

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com