SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Listrik Padam Tanpa Pemberitahuan, Pelanggan Dirugikan Listrik Sering Padam

  • Reporter:
  • Kamis, 12 September 2019 | 14:39
  • Dibaca : 113 kali
Listrik Padam Tanpa Pemberitahuan, Pelanggan Dirugikan Listrik Sering Padam
ilustrasi

BATUAJI – Masyarakat kembali mengeluhkan pemadaman listrik yang dilakukan PLN Batam, tanpa ada pemberitahuan sebelumnya. Terlebih lagi pemadaman terjadi hampir empat jam tersebut tersebar di semua wilayah Batam. Kondisi ini dinilai sangat merugikan masyarakat.

Suryadi warga Tanjunguncang mengatakan, pemadaman dari pukul 13.00 sampai 16.00 dan terjadi selama dua hari berturut-turut. Ia mengaku sebelumnya tidak mendapatkan informasi akan ada pemadaman listrik di kawasan Tanjunguncang.

“Biasanya saya lihat pengumuman kalau ada mau pemadaman. Tapi dua hari ini sepertinya tidak ada,” ujarnya, Rabu (11/9).

Karena itu, ia berharap PLN Batam bisa berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang terbaik. Karena selama ini masyarakat selalu dirugikan. Seperti halnya saat telat membayar, perusahaan tersebut dinilai tidak memberikan kompensasi, padahal pelayanannya saat ini masih belum baik

Ke depan PLN Batam diharapkan juga bisa membuat perencanaan yang lebih baik dan menjaga kepercayaan masyarakat. Karena selama ini yang menjadi alasan PLN Batam saat mati listrik selalu kerusakan mesin. Hal-hal seperti ini seharusnya dapat diminimalisir agar tidak sering terjadi.

“Selama ini alasan mereka (PLN) kalau tidak pemeliharaan pasti ada gangguan. Seharusnya ada perencanaan yang jelas supaya masyarakat tidak dirugikan,” katanya.

Tania, warga Batam Center juga mengeluhkan pemadaman listrik yang terjadi. Terlebih lagi tanpa ada pemberitahuan sebelumnya, itu sebabnya masyarakat sangat dirugikan dengan pemadaman listrik. “Tadi barusan mati, heran juga sama PLN Batam ini sering kali mati lampu,” katanya.

Corporate Secretary bright PLN Batam, Denny Hendri Wijaya enggan berkomentar banyak terkait kembali pamadam listrik di Batam. Pihaknya saat ini terus berupaya untuk melakukan perbaikan pada dua pembangkit PLN Batam yang rusak.

Dijelaskannya, sparepart dan tools untuk perbaikan Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) PLN Batam di Tanjunguncang yang mengalami kerusakan telah tiba, begitu juga tenaga ahli dari Siemen juga telah tiba di Batam.

“Spareparts dan tools serta tenaga ahli PT Siemen dari Swedia telah tiba Selasa 10 September di PLTGU Tanjunguncang,” kata Denny.

Proses pengiriman dan perjalanan komponen mesin pembangkit ini dinilai cukup panjang. Spare part diproduksi di Swedia tempat Mesin tersebut diproduksi. kemudian dikirim ke Jakarta terlebih dahulu untuk menyelesaikan administrasi, setelah menyelesaikan proses administrasi di Jakarta barulah komponen tersebut dikirim ke Batam.

“Selanjutnya perbaikan GT yang mengalami kerusakan segera dimulai, kalau semuanya berjalan lancar perbaikan membutuhkan waktu 2-3 minggu dan 1 minggu untuk pengujian. Kami akan berupaya semaksimal mungkin agar pembangkit tersebut dapat diperbaiki secepatnya sehingga dapat segera beroperasi lagi untuk menambah atau memperkuat data listrik di sistem kelistrikan Batam-Batam,” jelasnya.

Mengingat kondisi cuaca di wilayah Batam yang begitu panas belakangan ini, serta perbandingan daya mampu pembangkit yang ada dengan beban puncak penggunaan listrik yang hampir sama, PLN Batam minta bantuan kepada masyarakat untuk melakukan penghematan listrik terutama pada beban pucak. Setidaknya hingga perbaikan mesin dirampungkan. ahmad rohmadi

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com