SINDOBatam

Feature+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Listrik Sumbang Inflasi Tertinggi

Listrik Sumbang Inflasi Tertinggi
ilustrasi

BATAM – Kenaikan tarif listrik memberikan kontribusi terbesar terhadap inflasi Kota Batam. Tim Penanggulangan Inflasi Daerah (TPID) mencatat inflasi Batam pada Oktober mencapai 4,54 persen (year on year/yoy), tertinggi se-Sumatera.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam, Rahyudin memaparkan, kenaikan tarif listrik Batam menyumbang 0,34 persen inflasi. Disusul bahan makanan 0,33 persen dari total inflasi pada Oktober sebesar 0,72 persen (month to month/mtm).

“Bayangkan, listrik sudah setengahnya menyumbang inflasi. Kalau tarif listrik naik, berarti di bulan Januari dipastikan nambah lagi. Setiap kenaikan akan berpengaruh terhadap inflasi, apalagi yang naik ini adalah konsumsi masyarakat umum,” paparnya di Kantor Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kepri di Batam Centre, Kamis (2/11).

Kenaikan tarif listrik Batam tertuang dalam Peraturan Gubernur Kepri Nomor 21 Tahun 2017 yang menggantikan Peraturan Gubernur Kepri Nomor 38 Tahun 2015 tentang Tarif Listrik Batam. Pada Juni 2017, tarif listrik sudah naik 15 persen, lalu naik 15 persen lagi bulan September untuk tagihan Oktober. Kenaikan selanjutnya 15 persen lagi di bulan Desember atau untuk tagihan di Januari 2018. Total tarif listrik Batam naik 45 persen.

 

Selengkapnya baca KORAN SINDO BATAM

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com