SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Majelis Hakim Perkara Conti Diperiksa MA

  • Reporter:
  • Senin, 24 Juli 2017 | 14:29
  • Dibaca : 273 kali
Majelis Hakim Perkara Conti Diperiksa MA
ilustrasi

BATAM KOTA – Badan Pengawas (Bawas) Mahkamah Agung melakukan pemeriksaan internal di Pengadilan (PN) Negeri Batam, Kamis (20/7). Pemeriksaan ini dilakukan usai adanya kesalahan register pada perkara perdata Conti Tjandra pada tahun 2016 lalu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun KORAN SINDO BATAM, pemeriksaan internal tersebut sudah dilaksanakan sejak Rabu (19/7). Pemeriksaan dilakukan terhadap petugas administrasi di PN Batam.

Tak hanya petugas administrasi, majelis hakim yang menyidangkan perkara juga dikabarkan menjalani pemeriksaan oleh Bawas MA. Ketua majelis hakim yakni Wahyu Prasetyo dan Tiwik yang sudah tidak bertugas di PN Batam juga dihadirkan kembali untuk menjalani pemeriksaan tersebut.

Wakil Ketua PN Batam, Agus Rusianto yang dikonfirmasi membenarkan jika di kantornya tengah dilakukan pemeriksaan internal. Namun sayangnya dia enggan memberitahu secara mendalam terkait siapa saja hakim yang menjalani pemeriksaan sejak dua hari lalu.

“Ada tiga orang pihak Bawas (MA) yang ke sini. Setahu saya, pemeriksaan terkait kesalahan register perkara. Ada hakim dan petugas administrasi yang diperiksa,” ujarnya.

Disinggung terkait kesalahan administrasi yang telah terjadi, Agus mengaku tidak mengetahuinya secara pasti. “Hanya saja dari surat masuk kami ketahui bahwa pemeriksaan terkait perkara perdata,” katanya lagi.

Dari pantauan KORAN SINDO BATAM, suasana di PN Batam tampak seperti hari-hari biasanya. Persidangan perdata dan pidana tetap berlangsung di ruang sidang.

Berdasar informasi di lapangan menyebutkan, pemeriksaan yang dilakukan oleh Tim Bawas MA tidak hanya seputar kesalahan administrasi. Kabarnya, tim juga mempertanyakan perihal pertemuan yang berlangsung di Singapura.

Menanggapi hal tersebut, Alfonso Napitupulu selaku kuasa hukum Conti Tjandra mengatakan, pihaknya menyambut baik adanya pemeriksaan yang dilakukan oleh Bawas MA tersebut.

“Jika memang ada pemeriksaan oleh Bawas, artinya diduga majelis hakim yang menangani perkara ini melakukan pelanggaran dan didugan melakukan tindakan-tindakan penyalahgunaan kewenanga sehingga putusannya merugikan salah satu pihak,” kata Alfonso.

Pihaknya sudah merasakan adanya kejanggalan dalam proses penanganan perkara perdata kliennya melawan Tjipta Fudjiarta. Selain itu, putusan majelis hakim yang menolak gugatan perdata Conti diduga sarat kecurangan.

“Kami berharap Bawas bisa mengungkap ini. Dan kalau memang terjadi kecurangan tersebut, kami minta majelis hakim dan pihak yang terkait itu dipecat, diberhentikan secara tidak hormat,” kata Alfonso.

Ketika ditanya perihal adanya dugaan pertemuan di Singapura sebelum keluarnya putusan tersebut, Alfonso mengaku telah mendengar kabar tersebut sejak lama. Dia berharap, dengan adanya pemeriksaan diperoleh titik terang atas dugaan-dugaan kecurangan tersebut.

“Kami mendengarnya setelah ada putusan. Tapi pertemuan itu kabarnya dilakukan sebelum putusan. Kebenarannya, kami tidak tahu,” katanya.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com