SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Makanan Pasar Ramadan Aman Dikonsumsi

  • Reporter:
  • Rabu, 31 Mei 2017 | 13:48
  • Dibaca : 218 kali
Makanan Pasar Ramadan Aman Dikonsumsi
BPOM cek kadar bahan yang terkandung di takjil. Foto Teguh Prihatna.

NONGSA – Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kepri terus melakukan pengawasan terhadap makanan-makanan yang mengandung bahan berbahaya di setiap pusat jajanan dan pasar Ramadan.

“BPOM Kepri akan berkeliling menguji kelayakan makanan yang dijual di pusat-pusat jajanan berbuka puasa. Tak hanya Batam, tapi juga daerah lainnya,” kata Kepala Seksi Pemeriksaan dan Penyidikan BPOM Kepri Mardianto, Selasa (30/5).

Dia mengatakan, BPOM awalnya menemukan ada indikasi bahan-bahan berbahaya yang terkandung pada makanan berbuka puasa yang dijual di beberapa titik pusat jajanan takjil di Sekupang pada Senin (29/5) lalu.

Dari sampel yang diambil BPOM, diduga bahan berbahaya yang digunakan itu terdapat pada sejumlah makanan seperti sayur nangka, sayur rebung, pempek, kerupuk merah, mie kuning, tahu, cenil, es kolangkaling, sagu mutiara dan batagor. “Setelah kami uji labor, dari 40 sampel makanan yang diambil ternyata negatif dan tak ada indikasi bahan berbahaya,” katanya.

Terkait dugaan BPOM, sambungnya, biasanya bahan-bahan berbahaya yang sering digunakan oleh oknum-oknum dalam membuat kue agar tetap awet dan tahan lama, yakni formalin, borax, rhodhamin B, dan met yellow.

Namun setelah diteliti lebih lanjut semua makanan yang awalnya diduga mengandung bahan berbahaya semuanya masih layak dikonsumsi. Terkait dugaan awal itu, BPOM akan mencoba langsung mencari tahu tempat pembuatannya.

Mardianto mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak memanfaatkan momen Ramadan, dengan menjual makanan yang mengandung bahan berbahaya. Selain itu, dia meminta peran aktif masyarakat dalam pengawasan ini. Sebab bila hanya mengandalkan BPOM, maka pengawasan tak akan bisa dilaksanakan sepenuhnya.

“Bila ada makanan yang terindikasi mengandung bahan berbahaya, laporkan ke BPOM. Nanti akan kami tindak lanjuti,” katanya.

Sebelumnya, BPOM Kepri turun di beberapa tempat pusat jajanan takjil di Sekupang, mulai dari Pasar Cipta Puri hingga Tiban Center. Inspeksi mendadak (sidak) dimulai dari pukul 14.00 hingga 17.00. BPOM Kepri membawa mobil penguji untuk menguji sampel makanan.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com