SINDOBatam

Terbaru Spirit+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Mantan Kadinkes Lingga Divonis 2 Tahun Penjara

Mantan Kadinkes Lingga Divonis 2 Tahun Penjara
Terpidana kasus korupsi Syamsuri usai dijatuhi vonis 24 bulan penjara oleh Majelis Hakim PN Tanjungpinang, Kamis (8/6). Foto Joko Sulistyo.

PINANG – Hakim memvonis terdakwa kasus korupsi alat-alat kesehatan Lingga, Syamsuri, dua tahun penjara. Vonis hukuman ini lebih ringan dari tuntutan jaksa sebelumnya, tiga tahun penjara.

Selain hukuman dua tahun penjara, Hakim juga menjatuhi Syamsuri denda Rp50 juta subsider dua bulan penjara. Syamsuri juga divonis harus mengganti kerugian negara sebesar Rp80 juta dalam waktu satu bulan. Bila tidak dibayar, maka denda akan diganti hukuman penjara tiga bulan.

Mantan Kepala Dinas Kesehatan Lingga itu menjalani sidang penjatuhan vonis di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Tanjungpinang, kemarin.

Ketua Majelis Hakim Purwaningsih, Hakim Anggota Iriaty Khairul Ummah dan Jonni Gultom, menyatakan Syamsuri divonis bersalah karena telah melakukan tindak pidana korupsi.

Hakim mendakwanya dengan dua pasal Undang-Undang Korupsi yakni Pasal 3 Jo. Pasal 18 dan Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP Jo pasal 56 KUHP.

“Terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi,” ujar Purwaningsih saat membaca putusan, kemarin.

Syamsuri sebelumnya telah mengembalikan uang sebanyak Rp420 juta kepada jaksa. Sehingga masih sisa kerugian sebesar Rp80 juta yang harus dibayar.

Majelis Hakim Purwaningsih mengatakan jika sisa uang pengganti tidak dibayar dalam satu bulan maka pihak berwajib akan menyita harta benda terdakwa. Dengan vonis itu juga, Syamsuri langsung ditahan sekaligus melanjutkan masa tahanan.

Sementara Syamsuri menerima semua putusan Majelis Hakim. Dia menyampaikan akan membayar uang pengganti sebesar Rp80 juta. Dengan putusan yang dijatuhkan kepada Syamsuri, keluarga yang mengikuti sidang langsung menangis. Berbeda, Penuntut menentukan sikap masih pikir-pikir.

“Saya menerima putusan ini yang mulia. Saya juga akan membayar uang penggantinya, uangnya sudah disiapkan keluarga,” ujar Syamsuri.

Syamsuri merugikan keuangan negara sebesar Rp500 juta dari total Rp969 juta dalam pengadaan alkes sarana dan prasarana Puskesmas dan Rumah Sakit Lapangan Dinkes Kabupaten Lingga tahun anggaran 2013 sebesar Rp2,2 miliar.

Terdakwa bersekongkol korupsi dengan saksi-saksi dalam kasus ini yakni saksi Kasmadi memperoleh sebesar Rp 348.585.818 juta, Said Muktar menerima Rp61.857.582 juta, Nasrizal menerima Rp32.224.000 juta, dan Yanuar menerima Rp26.722.300 juta.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com