SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Masyarakat Diundang Ramaikan Masjid Sultan

  • Reporter:
  • Kamis, 19 September 2019 | 14:19
  • Dibaca : 121 kali
Masyarakat Diundang Ramaikan Masjid Sultan
Wali Kota Batam Muhammad Rud menatap bangunan Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah.

BATUAJI – Tabligh akbar Kemilau Muharram di Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah akan dimeriahkan salawatan bersama Habib Muhsin Al Hamid. Selain dua penceramah dalam dan luar negeri, Ustaz Abdul Somad dari Indonesia dan Ustaz Kazim Elias dari Malaysia.

Kegiatan memperingati Tahun Baru Islam ini akan dilaksanakan pada Jumat (20/9) besok. Acara ini sekaligus sebagai peresmian penggunaan masjid di Tanjunguncang itu. Karena pada siang harinya akan digelar Salat Jumat perdana di masjid baru tersebut.

“Mengundang saudara-saudara semua untuk datang, kita dengarkan ceramah sambil bersalawat. Wisatawannya saja nanti ada 2.000-an yang akan datang,” kata Wali Kota Batam Muhammad Rudi di Batam Centre, Rabu (18/9).

Dijelaskannya, Habib Muhsin Al Hamid merupakan ulama dari Jember, Jawa Timur. Habib Muhsin akan datang ke Batam bersama tim hadrahnya. Ia berharap masyarakat Batam bisa berbondong-bondong menghadiri kegiatan tabligh abar yang pertama di Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah tersebut.

“Nanti kita mulai pukul 08.00 pagi. Sampai salat Jumat berjemaah,” katanya.

Demi menghindari kemacetan, jemaah diharapkan bisa datang lebih pagi. Supaya tidak menumpuk datang di waktu bersamaan. Jemaah yang datang juga diharapkan untuk tidak membawa makanan atau minuman berwarna. Karena dikhawatirkan akan merusak marmer apabila terkena zat warna.

Sementara itu, menjelang pelaksanaan tabligh akbar, jajaran Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batam melakukan gotong royong (Goro) di Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah. Anggota PHRI berinisiatif goro sebagai bentuk rasa memiliki Masjid Sultan sebagai destinasi wisata religi baru di Batam.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam Ardiwinata mengatakan, para anggota PHRI ini menyapu hingga mengepel lantai masjid, baik di ruang salat utama, ruang di bawah payung membran, lantai dua masjid, hingga bagian beranda. Selain itu juga tampak anggota Satuan Polisi Pamong Praja Pemko Batam turun ikut bergotong royong.

“Kami ingin membersihkan seluruh bagian masjid, baik di dalam maupun luarnya, dan sekelilingnya,” sambung Ardiwinata.

Untuk diketahui, masjid ini hadir dengan berbagai fasilitas. Selain menara utama setinggi 99 meter dan untuk mencapai puncaknya menggunakan lift, juga ada lima menara pendukung dengan ketinggian 77 meter. Masjid ini diperkirakan menampung 25 ribu jamaah dan berdiri di atas lahan sekitar lima hektar. Dengan demikian, masjid ini merupakan masjid terbesar se-Sumatera.

Nuansa Melayu juga tak dilupakan dari masjid ini akan dilengkapi dengan ornamen Lebah Bergayuh. Selain itu, air mancur dan lampu hias turut menambah kemegahan masjid ini. ahmad rohmadi

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com