SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Mega Proyek Tanjungsauh Jalan Terus

  • Reporter:
  • Jumat, 6 Juli 2018 | 08:51
  • Dibaca : 421 kali
Mega Proyek Tanjungsauh Jalan Terus
Gubernur Kepri Nurdin Basirun dan Bos Panbil Grup Johanes Kennedy Aritonang berbincang santai di Best Western Hotel, Panbil, Batam, Selasa (13/6)

BATAM KOTA – Panbil Group masih berupaya menyelesaikan sejumlah perizinan sekaligus menunggu rencana induk pelabuhan proyek Pelabuhan Peti Kemas Tanjungsauh. Mundur dari jadwal awal konstruksi Juni lalu, proyek strategis ini dipastikan jalan terus.

Managing Director Panbil Group Johannes Kennedy Aritonang mengatakan pihaknya sebenarnya ingin segera memulai mengerjakan proyek pengembangan kawasan Tanjungsauh tersebut. Hanya saja karena regulasi perizinannya tidak hanya di pemerintah daerah saja, sehingga membutuhkan waktu yang lebih lama dan di luar yang direncanakan.

“Kalau dari kami dan investor tak ada perubahan. Hanya perlu menyesuaikan dengan ritme kerja pemerintah. Karena tidak hanya Pemko Batam dan Pemprov Kepri saja, tapi juga banyak perizinan yang menjadi kewenangan pemerintah pusat,” kata Johannes, Kamis (5/7/2018).

Pembangunan pelabuhan Tanjungsauh sesuai rencanawa awal akan dimulai pada Juni lalu. Namun pemulaian konstruksi masih terkendala sejumlah regulasi. Selain banyaknya lembaga dan instansi pemerintah yang terlibat, proyek juga masih menunggu rencana induk pelabuhan (RIP) dari pemerintah pusat, serta beberapa persoalan teknis lain di lapangan.

Khusus pembangunan pelabuhan peti kemasnya, sambung Johannes, juga tidak hanya berkoordinasi dengan Pelindo saja. Tetapi juga ke Kementerian Koordinator yang membawahi perhubungan dan kepelabuhanan. Sehingga pihaknya juga masih menunggu rencana induk pelabuhan. Karena pihaknya selaku swasta tidak bisa berjalan jika masih ada perizinan yang belum selesai.

Namun, begitu perizinan dan lainnya selesai, pihaknya akan segera memulai pengerjaan proyek di Tanjungsauh. Tidak hanya pembangunan pelabuhan saja, untuk pembangunan jembatan Batam-Bintan rencananya juga akan dilakukan secara bersamaan. Sementara studi kelayakan dan beberapa penelitian terkait pengerjaan proyek itu sudah selesai.

Johannes menyatakan pihaknya menggunakan konsultan asing dari luar. Diketahui, Panbil menggandeng Global Maritime And Port Services (GMAPS) Pte Ltd, perusahaan swasta di Singapura yang bergerak dibidang konsultasi operasi pelabuhan. GMAPS menyusun studi kelayakan Pelabuhan Tanjungsauh. ahmad rohmadi

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com