SINDOBatam

Feature+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Memantik Bara

  • Reporter:
  • Kamis, 22 Maret 2018 | 15:13
  • Dibaca : 361 kali
Memantik Bara

MANCHESTER– Pelatih Manchester United (MU) Jose Mourinho sedang memantik bara api di dalam skuadnya. Tindakannya mengkritik pemain di depan media membuat hubungan pelatih asal Portugal dengan beberapa pemain menjadi merenggang.

Tersingkir pada Liga Champions, tertinggal dalam perebutan gelar juara Liga Primer, gagal di Piala Liga, membuat MU tinggal memiliki asa di Piala FA, mem buat tensi Mourinho meninggi. Har mo nisasi skuad Manchester United (MU) sepertinya tak akan pernah sama lagi dibandingkan musim lalu.

Keberhasilan timnya memastikan tiket semifinal Piala FA dengan menyingkirkan Brighton & Hove Albion, Minggu (18/3), tak membuat mantan pelatih Chelsea dan Real Madrid itu meng hentikan kritik pada pemainnya. “Sebenarnya tak ada yang keliru dengan sikap para pemain di laga ini, tapi masalahnya mereka tidak memiliki karakter,” kata Mou.

Sebenarnya kitik Mou bisa dilihat dari dua sisi.

Pertama, Mou ingin mendapatkan respons dari pemainnya yang gagal memberikan penampilan terbaik pada laga tersebut. Kritik diharapkan membuat pemain tampil lebih baik pada laga selanjutnya.

Kedua, ini yang berbahaya, kritik Mou justru bisa menjadi bumerang karena membuat pemain menjadi drop sehingga berbalik jadi biang kerok mood tim secara keseluruhan.

Pemain era sekarang tidak berdiri sendiri. Mereka memiliki banyak koneksi dalam karier dan kehidupannya yang bisa memicu respons negatif. Seperti Paul Pogba. Langkah Mou mulai sering mencadangkan ge landang asal Prancis itu membuatnya mulai tidak bahagia bersama The Red Devils .

“Dia tidak bisa bahagia dengan apa yang dia alami bersama klubnya,” ungkap Pelatih Timnas Prancis Didier Deschamps, dikutip espnfc . Situasi Pogba musim ini memang pelik. Penampilannya dianggap tidak sebagus musim lalu. Mourinho gagal mengembangkan pemain berusia 25 tahun itu sejak didatangkan dari Juventus dengan nilai 89 juta poundsterling pada 2016.

Musim ini Pogba hanya membuat 27 penampilan bersama The Red Devils dan baru mencetak tiga gol yang terakhir kali dilakukannya saat melawan Newcastle Unite pada November 2017. “Sebenarnya tidak spesifik Pogba, bisa terjadi di tim lain, di mana pemain sedikit kecewa atau sedang mengalami situasi tertentu dengan klubnya,” tutur Deschamps.

Pogba bukan satu-satunya pemain yang dikritik Mou. Sebelumnya ada Henrikh Mkhitaryaan dan Luke Shaw. Mkhitaryaan bahkan harus rela di tukar dengan Alexis Sanchez ke Arsenal ka rena dianggap tak me me nuhi harapan. Sementara Shaw menjadi sasaran kritik setelah MU bermain imbang melawan Leicester City pada Liga Primer beberapa pekan lalu.

Media Inggris mulai mengaitkan rencana transfer besar yang dilakukan MU pada musim panas mendatang. Kabarnya ada 10 pemain akan dilepas demi memperluas gerak Mou dalam mengembangkan tim setelah tahun ini terancam nirgelar.

Jangan dilupakan juga, skuad MU sekarang dibangun dari empat pelatih berbeda, Alex Ferguson, David Moyes, Louis van Gaal, dan Mourinho. Materi pemain dimiliki juga terbilang biasa saja meski dana yang digelontorkan men capai 600 juta poundsterling.

Contoh peninggalan Ferguson adalah empat pemain dan penjaga gawang David de Gea, Antonio Valencia, Chris Smalling, Phil Jones, dan Ashley Young yang jadi tulang punggung MU musim ini. Sementara pembelian Moyes dan van Gaal tak ada yang bersinar.

“Kami MU, di mana harus mem perbaiki tim setiap tahun dan saya tahu banyak pemain bagus akan datang musim depan,” ungkap penyerang MU Romelu Lukaku. Dia mengakui penampilan The Red Devils , musim ini, tak pernah konsisten. Seperti saat laga melawan Sevilla pada Liga Champions yang membuat langkah MU terhenti di babak 16 besar.

“Kami harus mencoba dan memenangkan sebanyak mungkin trofi musim depan,” ujarnya. Lukaku menyebut salah satu pemain yang mem buat dampak bagi MU adalah Sanchez. Meski pemain asal Cile itu baru me miliki satu gol dalam 10 penampilan ber sama MU, kontribusinya tak bisa diabaikan dan akan terus berkembang.

Alasannya, Sanchez adalah pemain berkualitas dengan banyak kelebihan. “Lihatlah situasi saya. Saya mulai dengan sangat baik dan kemudian mengalami masa kering pada November dan Desember. Tapi pada akhir nya dengan kerja keras Anda akan selalu melewatinya,” pungkas penyerang asal Belgia itu.

ma’ruf

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com