SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Menanti Rencana Kerjasama China-Indonesia Sektor Pertanian di Batam

  • Reporter:
  • Jumat, 29 September 2017 | 12:06
  • Dibaca : 102 kali
Menanti Rencana Kerjasama China-Indonesia Sektor Pertanian di Batam

SINDOBATAM – Investor asal China sudah menjajaki peluang kerjasama di bidang agro industri di Batam. Vice Chairman Beijing China CCPIT Sub-Council of Chemical Industry, CCOIC Chemical Industry Chamber of Commerce Madam Marrian Ma mengunjungi langsung ke Badan Pengusahaan (BP) Batam dan juga Pemko Batam di dampingi oleh Kadin Kota Batam, belum lama ini.

CCOIC Chemical Industry Chamber of Commerce merupakan Kamar Dagang dan Industri China yang khusus berada di bidang industri bahan kimia. Tujuan kunjungan mereka (19/9/2017) itu guna melakukan penjajakan kerjasama dibidang agrobisnis dan sekaligus mendapatkan infromasi lengkap terkait ketersediaan lahan untuk pengembangan sektor Agrowisata, Agrobisnis, Argoteknologi.

Ketua Kadin Batam, Jadi Rajaguguk mengatakan perwakilan dari China tersebut sengaja melakukan kunjungan ke Batam untuk mengetahui informasi lebih jauh terkait dengan peluang investasi di Batam. Karena sebelumnya memang pengusaha Cina tersebut menyatakan minat untuk membentuk kerja sama bidang Agrowisata, Agrobisnis, Argoteknologi.

“Pertemuan itu juga merupakan tindak lanjut dari hasil Business Forum di Johor Malaysia yang baru saja diikuti Kadin. Dalam pertemuan mereka minat untuk bekerjsama di Batam karena itu kita bawa ke sini,” kata Jadi.

Menurut dia, pengusaha China ini sudah sangat berpengalaman dan sudah menjalin kerjasama dengan banyak negara. Karena itu pihaknya juga berharap ada cukup lahan di Batam untuk mengembangkan kawasan strategis guna menghasilkan produk healthy organic yang memiliki nilai tinggi dengan pangsa pasar internasional. “Saat mereka bertanya di wilayah mana di Indonesia yang cocok, saya langsung bawa ke Batam hingga sekarang ini kami ke BP Batam”, kata Jadi.

Vice Chairman Beijing China CCPIT Sub-Council of Chemical Industry, CCOIC Chemical Industry Chamber of Commerce Madam Marrian Ma, mengatakan, program ini telah secara eksis dilakukan Presiden China dengan banyak negara, tercatat program kerjasama agrobisnis agroteknologi telah sukses melakukan kerjasama dengan 100 negara dan kini mereka mencoba menawarkan kerja sama ini ke Indonesia dan Filiphina.

“Batam, menurut kami adalah peluang yang sangat baik, sangat bagus dan kami percaya bisnis ini akan memberikan value atau nilai tambah bagi pembudidayaan agrobisnis di Batam”, katanya.

Deputi Bidang Pengusahaan Sarana Usaha Lainnya BP Batam, Robert M Sianipar mengatakan potensi agrowisata, agrobisnis dan agri teknologi di Batam ada pada daerah agribisnis di Sei Temiang dengan luas 116 hektar yang selama ini dikelola oleh BP Batam. Pihaknya ingin melihat bagaimana konsep agro industri bisa dikembangkan sesuai dengan visi dan misi BP Batam untuk membentuk industri hijau yang ramah lingkungan dengan konsep green city. Sebab itu, pihaknya juga menyambut baik kunjungan para pengusaha China tersebut, dengan harapan ke depan bisa terjalin kerjasama dengan baik. Tahap awal menurut dia masih dilakukan penjajakan selanjutnya dari hasil kunjungan siang ini akan dilakukan pendalaman oleh pihak China, bagaiman konsep yang akan mereka bangun untuk mengembangkan agribisnis Sei Temiang.

“Selanjutnya kita akan lihat, bisa jadi kita menuju ke bentuk kerjasama selanjutnya, seperti MoU, atau bahkan kontrak kerja sama,”katanya.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com