SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Menarik Investasi Melalui KEK

  • Reporter:
  • Selasa, 17 April 2018 | 11:03
  • Dibaca : 71 kali
Menarik Investasi Melalui KEK
Gubernur Kepri Nurdin Basirun membawa rombongan investor dari Singapura ke Pulau Asam, Rabu (12/7). Perusahaan konsorsium siap menggelontorkan dana hingga Rp20 triliun.

JAKARTA – Pemerintah menggesa pembantukan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pulau Asam. Salah satunya perubahan status dari hutan konversi menjadi hak pengguna lain (HPL).

Gubernur Kepri Nurdin Basirun ingin pembentukan KEK Pulau Asam tidak mengalami hambatan. Untuk itu, ia mengajak Tim Terpadu Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) turun langsung agar nantinya kebijakan yang dibuat tepat, sesuai aturan.

“KEK hanya bisa diterapkan di wilayah yang sudah clear dan clean masalah lahannya,” kata Nurdin saat menghadiri Expose Persiapan Penelitian Tim Terpadu Perubahan Fungsi dalam Fungsi Pokok Kawasan Hutan dari Kawasan Hutan Produksi dapat di Konversi untuk Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus Pulau Asam di Ruang Rapat Ditjen Planologi dan Tata Lingkungan Gedung Manggala Wanabhakti Kemenhut Jakarta, Senin (16/4/2018).

Menurut Nurdin, progres dari Tim Terpadu ini ditunggu di Sekretariat Kabinet (Seskab), Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, dan Sekretaris KEK. Nurdin menyebutkan, KEK Pulau Asam dengan luas 300 hektare ini bisa digesa.

Menurut dia, dengan fasilitas KEK diyakini mampu menarik investasi. Bahkan KEK menjadi modal pemerintah untuk menggaet investor menanamkan modalnya ke daerah tersebut. Dengan begitu, perekonomian akan berjalan dan kemanan serta pengembangan pulau tersebut semakin baik.

“Kami telah berapa kali rapat terbatas dengan Presiden langsung, dan mendapatkan arahan dan persetujuan secara prinsip untuk tujuh aktivitas kawasan strategis di Kepri,” kata Nurdin.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com