SINDOBatam

Hattrick+

Jungkir Balik+

Mencari Raja Merseyside

  • Reporter:
  • Minggu, 10 Desember 2017 | 17:15
  • Dibaca : 175 kali
Mencari Raja Merseyside

LIVERPOOL – Dinginnya cuaca tidak mengurangi tensi derby Merseyside antara Liverpool melawan Everton di Anfield Stadium nanti malam.

Pertarungan keduanya diyakini bakal tetap berlangsung panas.Sebagai tuan rumah, Liverpool tentu sangat berambisi men – dulang tiga poin. Terlebih, dari 228 perang saudara sebelumnya, mereka mengoleksi kemenangan terbanyak, yakni 91 kali. Itu membuat armada Juergen Klopp difavoritkan.

Tim berjuluk The Redstersebut juga sedang berada dalam performa terbaik. Tercatat, Liverpool belum terkalahkan selama sembilan partai terbaru di semua kompetisi. Itu semua berkat ganasnya barisan penyerang. Empat anggota lini depan, yakni Mohamed Salah, Philippe Coutinho, Roberto Firmino, dan Sadio Mane begitu tajam.

Terbukti, kombinasi keempatnya telah menghasilkan 46 gol di seluruh ajang. Salah jadi yang paling subur dengan koleksi total 18 gol. Statistik itu membuat kuartet maut tersebut mendapatkan julukan Fab Four. Menanggapi pujian publik terhadap Salah, Coutinho, Firmino, dan Mane, Klopp turut senang.

Namun, dia menegaskan kekuatan Liverpool tidak hanya terporos pada keempatnya saja. Menurut dia, Liverpool bisa bermain dengan kolektivitas tinggi dan memiliki banyak pemain berkualitas. ”Saya tidak memiliki masalah dengan istilah seperti Fab Four.

Tapi, itu seakan tidak menghormati pemain lainnya. Kami memiliki Alex Oxlade- Chamberlain, Daniel Sturridge, dan Dom Solanke. Kami juga masih mempunyai Adam Lallana yang kembali ke tim seusai cedera,” kata Klopp, dilansir Guardian.

Klopp kini memilih berkonsentrasi mempersiapkan diri untuk menghadapi derbyMerseyside kontra Everton dan melanjutkan tren positif Liverpool yang belum terkalahkan selama 14 pertemuan terakhir di seluruh ajang.

Meski dibayangi ancaman penundaan karena badai salju ekstrem, juru taktik asal Jerman itu mengatakan bahwa duel kontra Everton sangat penting untuk membuktikan siapa tim terbaik di Kota Liverpool, sekaligus mempertahankan posisi pada 4 besar klasemen sementara Liga Primer.

”Ini adalah derbyterbaik dan saya menyukainya. Kedua klub menaruh rasa hormat yang besar antara satu dan yang lain,” tandas Klopp. Namun, Liverpool tidak boleh merasa sudah menang lebih dulu. Soalnya, Everton datang ke Anfield dengan kepercayaan diri tinggi.

Di bawah komando pelatih baru, Sam Allardyce, The Toffeessukses mendulang tiga kemenangan pada tiga laga terakhir semua kompetisi. Meski mengakui Liverpool sebagai lawan berat, Allardyce mengatakan bahwa Everton bisa memberikan kejutan.

Big Sam,julukan Allardyce, menilai jika armadanya bisa mencetak gol cepat, kans meraih kemenangan untuk pertama kalinya lagi selama hampir tujuh tahun akan terbuka. Motivasi Everton semakin besar karena ada sejumlah catatan negatif lain yang ingin dihapus.

Phil Jagielka dkk ingin mengulang lagi kenangan pada 17 Oktober 2010 yang merupa – kan terakhir kali memenangi derbyMerseyside. Saat itu Everton unggul 2-0 di Goodison Park pada lanjutan Liga Primer. Tidak hanya itu, terakhir kali Everton membobol gawang Liverpool lebih dulu terjadi pada 2002 oleh Tomasz Radzinski.

Selain itu, rapor Allardyce dalam dua kunjungan terakhir ke Anfield juga cukup baik. Bersama Sunderland, dia mampu menahan Liverpool 2-2 kemudian menang 2-1 saat menangani Crystal Palace. Senjata utama Everton adalah kehadiran Wayne Rooney yang pindah dari Manchester United (MU) pada bursa musim panas lalu.

Meski terbuang dari Old Trafford, Wazza nyatanya masih mematikan. Faktanya, bomber berumur 32 tahun itu mampu menceploskan delapan gol dari total delapan laga. ”Dalam pertandingan derby, mencetak gol pertama sangatlah penting . Kami akan berjuang sekuat tenaga untuk meraih hasil terbaik,” ujar Allardyce.

(alimansyah) 

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com