SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Mencuri di Bukittinggi, Zufrizal Ditangkap di Batam

  • Reporter:
  • Senin, 11 Februari 2019 | 15:13
  • Dibaca : 96 kali
Mencuri di Bukittinggi, Zufrizal Ditangkap di Batam

BATAM KOTA – Zufrizal (32), pelaku pencurian di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat dibekuk Tim Buser Satreskrim Polresta Barelang di dealer sepeda motor kawasan Seraya, Sabtu (9/2) pagi. Pelaku dibekuk saat hendak membeli sepeda motor Kawasaki Ninja seharga Rp45 juta dari uang hasil curian.

Pengungkapan ini hasil koordinasi Polres Bukittinggi dan Polresta Barelang. Zufrizal dilaporkan menggasak uang tunai korban Beni dan Dewi Anggraini, warga Bukittinggi senilai Rp70 juta dan emas seberat 150 gram. Total kerugian korban mencapai Rp250 juta.

Kanit Buser Polres Bukittinggi, Ipda Fikri Rahmadi mengatakan, pelaku mengasak uang temannya yang merupakan caleg di DPRD Bukittinggi, dan melarikan diri ke Batam.
“Korban melaporkan ke Polsek Bukittinggi, dan kami mendapat kabar bahwa pelaku berada di Batam,” ujarnya di Mapolresta Barelang , Minggu (10/2).

Lanjut Fikri, setelah mengetahui keberadaan pelaku, ia langsung berkoordinasi dengan Mapolresta Barelang untuk melakukan pengejaran ke Batam. “Pelaku mencoba melakukan perlawanan saat ditangkap, tapi langsung kami lumpuhkan,” katanya.

Fikri menjelaskan, pelaku melakukan aksi pencurian tersebut seorangPertemuan itu tidak dijanjikan. “Awalnya pelaku hendak ke Palembang mencari pekerjaan. Namun temannya menawarkan pekerjaan,” kata Fikri.

Pria asal Aceh itupun menerima tawaran untuk bekerja di toko milik saudara sepupu temannya. Selama dua hari di Bukittinggi, pelaku menginap di rumah sepupunya, dan dua hari berikutnya tinggal bersama di rumah korban, Beni dan Dewi Anggraini.

“Korban Beni merupakan salah seorang caleg DPRD Bukit tinggi. sementara istrinya, Dewi Anggraini merupakan anggota DPRD Bukittinggi,” katanya.

Selama bersama korban, pelaku terus mendekati korban dan mendapat perlakuan cukup baik. Semua kebutuhannya dipenuhi. “Dia menggunakan modus mendekati korban terlebih dahulu,” ujarnya.

Pelaku melakukan niat jahatnya setelah seminggu bekerja dengan korban. Saat berada di toko bersama beberapa karyawannya, Beni pergi karena ada keperluan lain. “Pelaku mengambil kunci rumah korban yang saat itu tertinggal di meja toko, dan pelaku menggasak uang tunai Rp70 juta dan emas seberat 150 gram,” ungkapnya.

Atas perbuatannya pelaku terancam pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman lima tahun penjara. romi kurniawan

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com