SINDOBatam

Feature+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Menteri Susi Izin Pamit

  • Reporter:
  • Rabu, 9 Oktober 2019 | 15:51
  • Dibaca : 203 kali
Menteri Susi Izin Pamit
Bupati Natuna Hamid Rizal menyambut kedatangan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti di Bandara Lanud Raden Sadjad, Sabtu (5/10) sore. /SHOLEH ARIYANTO

NATUNA – Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti minta izin pamit kepada pemerintah dan masyarakat Kabupaten Natuna. Hal ini ia sampaikan saat persemian SKPT Selat Lampa, Senin (7/10).

Pamitan ini disampaikannya karena periode jabatannya sebagai Menteri KP RI akan segera berakhir, tepatnya pada tanggal 20 Oktober ini. “Pada kesempatan ini saya juga ingin pamit kepada masyarakat Natuna karena jabatan saya sampai tanggal 20 nanti. Mumpung dapat ketemu, sekarang saya minta izin pamit dulu,” katanya.

Ia mengucapkan terima kasih kepada masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Natuna yang selama ini telah memberikan dukungan luar biasa terhadap tugas-tugas pemerintah pusat terutama sekali Kementerian KP di Natuna.

“Dan kalau ada hal–hal yang terucap dan terlaku salah dari kami, maka kami sampaikan permohonan maaf,” kata dia.

Ia mengemukakan, Natuna merupakan satu wilayah yang berpotensi tinggi. Alamnya indah, lautnya kaya dan budaya masyarakatnya luhur dan mulia. Ini diakuinya sebagai sesuatu yang akan selalu terkenang baginya.

“Tapi bagaimana ya, saya sudah kadung jatuh cinta sama Natuna. Saya suka dengan lautnya, saya suka dengan masyarakatnya. Susah juga saya melupakan Natuna begitu saja,” ungkapnya.

Ia kemudian meminta kepada masyarakat Natuna agar dapat sering datang ke Natuna meskipun ia sudah tidak menjabat sebagai Menteri lagi.

“Makanya saya izin lagi agar saya diperkenankan sering-sering datang ke Natuna. Walaupun saya tidak jadi Menteri lagi, mohon saya dapat diterima sebagai bagian dari warga Natuna. Saya sudah terlanjur cinta dengan Natuna,” ucapnya.

Menteri Susi kemudian mengutarkan tekadnya yang hendak menyaksikan Natuna mengalami kemakmuran dengan kekayaannya sendiri terutama sekali kekayaan yang berada di sektor perikanan.

“Saya ingin sekali melihat masyarakat ini sejahtera dengan potensi perikanannya. Maka saya setuju sekali dengan rencana pembangunan sektor kelautan, perikanan dan pariwisata Natuna. Sektor – sektor ini berisi kesejahteraan yang sangat banyak bagi masyarakat. Saya akan selau berusaha mendukung upaya ini,” kata dia.

sholeh ariyanto

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com