SINDOBatam

Hattrick+

Jungkir Balik+

Mewujudkan Pendidikan yang Meluas, Merata, dan Berkeadilan

  • Reporter:
  • Rabu, 22 Maret 2017 | 13:40
  • Dibaca : 1030 kali
Mewujudkan Pendidikan yang Meluas, Merata, dan Berkeadilan
ilustrasi

Masa kini sudah banyak kita ketahui bahwa pendidikan sangat penting bagi penerus bangsa, akan tetapi karena kurangnya dana banyak sekali anak anak yang berhenti sekolah dan bekerja untuk membiayai hidup mereka. Padahal sekolah merupakan salah satu tempat untuk membentuk karakter dan melahirkan pemimpin bangsa di masa depan. Sekolah adalah tempat yang penting di mana calon pemimpin masa depan Indonesia diharapkan dapat belajar, berobvervasi, beretika, dan berjuang membawa Negara Indonesia dapat bersaing di tingkat internasional.

Meningkatnya persaingan global sekarang ini, juga dapat mempengaruhi dunia pendidikan di Indonesia. Oleh sebab itu maka hal ini menjadi tanggung jawab kita bersama yaitu antara pemerintah dan seluruh masyarakat Indonesia. Bekerjasama untuk memberikan fasiltas terbaik yang merata, mendukung setiap kemampuan/keahlian yang dimiliki siswa, dan mendorong penerus bangsa untuk mendapatkan prestasi terbaik.

Akan tetapi, hal ini masih jauh dari apa yang diharapkan oleh bangsa Indonesia karena dunia pendidikan di Indonesia masih memiliki berbagai macam kendala yang berkaitan dengan mutu pendidikan, di antaranya adalah jumlah guru yang kurang merata, kualitas guru yang masih kurang dalam mendidik siswa, dan fasilitas sekolah yang masih kurang mendukung. Nah, terbatasnya akses pendidikan di Indonesia, terlebih lagidi daerah terpencil seperti desa-desa maupun perkampungan.

Salah satu tempat yang saya angkat sebagai contoh terbatasnya akses pendidikan di Indonesia yaitu KecamatanLuwuk, Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah adalah salah satu contoh daerah tertinggal yang masih sangat kurang dalam memberikan pelayanan pendidikan kepada anak-anak. Di Luwuk banyak ditemukan fakta-fakta kekurangan pelayanan pendidikan selama ini. Misalnya kekurangan guru, sarana dan prasarana pendidikan yang kurang memadai, serta biaya operasional pendidikan yang sangat minim.

Terkait dengan masalah pemenuhan tenaga pendidik, pemerintah kita (melalui Kementrian Pendidikan) sebenarnya secara khusus telah berusaha melakukan pemenuhan melalui penempatan guru-guru Pegawai NegeriSipil (PNS) baru yang ditempatkan di daerah tertinggal atau terpencil. Akan tetapi, fakta di lapangan menunjukkan bahwa banyak guru yang enggan mengajar di daerah terpencil dengan beragam alasan.

Menurut Berg (2006) dalam RizaDiah, AK dan Pramesti Pradna P, salah satu faktor yang menyebabkan keengganan para guru untuk mengajar di daerah terpencil atau tertinggal adalah letak sekolah yang sulit dijangkau. Kemudian alasan berikutnya adalah minimnya fasilitas dan hiburan.

Di Indonesia, pada umumnya guru yang mengajar di daerah terpencil tidak betah dikarenakan fasilitas yang tidak memadai. Selain jauh dari pusat keramaian, fasilitas tempat tinggal guru juga tidak dipenuhi oleh pemerintah. Akibatnya banyak guru yang merasa tidak nyaman dan mengajukan pindah ke sekolah yang berada di perkotaan.

Dengan adanya berbagai permasalahan penyelenggaraan pendidikan di daerah tertinggal atau terpencil, seharusnya masalah pelayanan pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Masyarakat luas, melalui berbagai organisasi kemasyarakatan, dan organisasi lain seharusnya ikut terlibat dalam membantu mengatasi berbagai kekurangan layanan mutu pendidikan di daerah yang terpencil.

Nah oleh sebab itu, program-program pemberdayaan serta pengembangan kapasistas dan kompetensi guru, penyediaan sarana prasarana pendidikan, dan lain sebagainya adalah program-program yang bisa dilakukan untuk membantu ketertinggalan pendidikan anak-anak Indonesia di daerah tertinggal atau terpencil. Medco Foundation sebagai salah satu lembaga sosial yang bergerak di berbagai bidang termasuk bidang pendidikan, mencoba berperan lebih aktif dalam membantu mengatasi berbagai masalah ketertinggalan pendidikan di daerah tertinggal atau terpencil.

Bekerjasama dengan unit usaha Medco Group yang lain, Medco Foundation merintis School Improvement Program yang berusaha memberikan bantuan penguatan kapasitas dan system pendidikan di sekolah-sekolah di daerah terpencil.

Menurut pengamatan saya, masih banyak daerah di Indonesia yang membutuhkan perhatian untuk pemerataan pendidikan, khususnya di bagian Timur. Salah satu cara untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan melakukan kerjasama antar pemerintah pusat dan pemerintah daerah, baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, dalam hal distribusi guru dan perlengkapan ataupun fasilitas yang dibutuhkan oleh siswa kedaerah-daerah.

Tentunya didukung oleh warga setempat terutama para pemuda-pemudinya. Jika manajemen guru dan fasilitas ini terpenuhi lebih optimal,maka tantangan ini akan lebih mudah untuk ditangani. Selain itu, inisiatif dan aksi nyata dari para pemuda Indonesia sangat berperan penting dalam hal ini. Saya percaya bahwa pemuda Indonesia memiliki peranan yang sangat penting dalam membantu pemerintah untuk mewujudkan pendidikan yang meluas, merata, dan berkeadilan.

Sehingga dengan terwujudnya pemerataan pendidikan akan menjadikan bangsa kita lebih mandiri dan bias bersaing secara global. Bukan hanya kaya akan sumber daya alam dan kecerdasan tetapi juga memperbaiki akhlak melalui pendidikan yang memadai.

SUWARDI
Mahasiswa Universitas Internasional Batam

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com