SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Minyak Tanah Langka di Lingga

  • Reporter:
  • Kamis, 27 Desember 2018 | 09:39
  • Dibaca : 232 kali
Minyak Tanah Langka di Lingga
Ilustrasi foto SINDO BATAM

LINGGA – Warga Pasir Kuning Desa Tanjung Harapan Kecamatan Singkep mengeluhkan kelangkaan minyak tanah dan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar di Kabupaten Lingga.

“Kelangkaan ini sudah terjadi sekitar sebulan. Kami kesulitan mendapatkan minyak tanah dan solar,” kata Sinar, salah satu warga Pasir Kuning, Rabu (26/12).

Ia mengatakan, seluruh pengecer minyak tanah dan solar di Kabupaten Lingga mengaku ketersediaan stok sudah habis. Padahal, Pertamina sudah menjamin ketersediaan stok minyak tanah dan solar aman hingga akhir tahun ini.

“Kita datangi beberapa kios pengecer semua bilang tidak ada minyak tanah. Ke mana jatah minyak tanah yang diberikan Pertamina kepada masyarakat Lingga,” ujarnya.

Anggota DPRD Kabupaten Lingga Nordan Abdullah juga mendapatkan informasi kelangkaan tersebut dari masyarakat. Menurut dia, pengawasan pemerintah daerah dan instansi terkait terhadap agen dan pangkalan BBM dalam mendistribusikan minyak tanah dan solar belum maksimal.

“Kejadian ini sering kali terjadi di Kabupaten Lingga. Bahkan, minyak tanah ini juga pernah ditangkap di perairan Lingga yang diduga akan di bawa ke luar Lingga. Kita khawatir ini terjadi kembali yang membuat minyak tanah langka di Lingga,” katanya.

Ia berharap, agar pemerintah daerah dapat mengawasi pendistribusian minyak tanah dan solar dan mengutamakan warga yang sudah mendapatkan kupon sesuai dengan harga yang sudah ditentukan.

“Begitu juga dengan agen atau pangkalan yang nakal menimbun BBM dikenakan sanksi tegas,” katanya.

Sementara itu salah satu pengecer, Arman mengatakan, harga solar selama kelangkaan yang terjadi sekitar Rp5.000 perliter. Bagi warga yang tidak mampu terpaksa beralih menggunakan kayu bakar untuk keperluan rumah tangga.

Untuk diketahui, sesuai Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 1 Tahun 2009 tentang Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak, jenis minyak tanah (kerosene), premium dan minyak solar untuk keperluan rumah tangga, usaha kecil, usaha perikanan, transportasi dan pelayanan umum, yaitu untuk bensin premium sebesar Rp4.500 perliter, solar Rp4.500 dan minyak tanah Rp2.500 perliter.

“Peraturan ini masih berlaku hingga sekarang. Tingginya harga di pasaran bisa saja dikarenakan ulah spekulan atau penimbun BBM yang membeli dengan jumlah besar sehingga terjadi kelangkaan minyak tanah,” katanya. jamariken tambunan

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com